Saturday, January 17, 2026

Paruh Bengkok Terbang Bebas Terbang & Kembali ke Pehobi

Rekomendasi
- Advertisement -

Cara melatih burung paruh bengkok agar terampil terbang bebas atau free fly.

Makaw jenis harlequin termasuk kategori besar jika mengikuti kompetisi terbang bebas.

Burung makaw berwarna biru dan emas itu terus terbang berputar di dalam gedung setinggi 20 meter. Burung milik pehobi asal Cirebon, Jawa Barat, Hendra Ruswanto itu terbang berkeliling selama 4 menit di ruangan dengan luasan 10.000 meter persegi. Max—nama burung milik Hendra—tengah mengikuti perlombaan terbang bebas (free fly) yang diselenggarakan Indonesian Parrot Lovers (IPL) komunitas pencinta burung paruh bengkok pada 8 September 2018.

Pada ajang itu Max berhasil menjadi juara ke-1 di kelas burung besar atau large. Menurut Hendra menjadi juara perlombaan terbang bebas hal yang sulit. Pada ajang serupa 2017 Max hinggap di sembarang tempat sehingga gagal tampil optimal. Peraturan lomba terbang bebas secara sederhana adalah melepas burung terbang selama mungkin dan kembali pada sang pemilik. Jika hinggap di sembarang tempat juri akan mendiskualifikasi.

Latihan

Bagaimana proses melatih burung bengkok hingga bisa terbang bebas? Menurut pehobi paruh bengkok di Jakarta, Bayu Joe, teknik melatih burung paruh bengkok agar mahir terbang bebas berbeda-beda. Pasalnya tiap pelatih burung memiliki teknik tersendiri. Namun, secara dasar terbagi menjadi 4—5 tahapan. Tahapan pertama adalah latihan berjalan ke pemilik atau walk to me. Caranya dengan memancing burung dengan hal yang disenangi.

“Beberapa pelatih memanggil nama burung, melakukan isyarat tangan, atau menggunakan peluit agar burung berjalan menuju si pemanggil,” kata Bayu. Beberapa pehobi kerap “menyekolahkan” burung agar mahir terbang bebas. Menurut Bayu selama teknik dan alat yang digunakan sama burung akan patuh. Cupa—burung makaw milik Bayu—pun kerap menghampiri saudara Bayu ketika burung 1,5 tahun itu dipanggil.

Menurut pria yang kerap menjadi pembawa acara itu, burung bisa dilatih sejak berumur 4 bulan. Adapun untuk melatih mental burung, bisa dengan membawa klangenan jalan-jalan melihat lingkungan sekitar. Tahapan selanjutnya yakni terbang menuju sang pemilik atau fly to me. Teknik pelatihannya hampir sama dengan berjalan ke pemilik. Tahapan selanjutnya seperti bumerang.

Pehobi paruh bengkok di Cirebon, Jawa Barat, Hendra Ruswanto dan burung bernama Max jenis makaw biru emas.

Menurut Bayu kendala dalam latihan terbang bumerang adalah arah terbang burung yang lurus. Solusi melatih terbang bumerang dengan cara melepaskan burung berjarak 3—4 meter menghadap tembok. Burung yang dilepaskan akan menghindari tembok dan kembali ke tuannya. Tahap berikunya yakni tes ikatan atau bounding. Caranya sang pemilik bersembunyi di suatu ruangan, kemudian memangil burungnya.

Jika burung patuh dan mencari sang pemilik maka burung itu sudah layak bisa dicoba untuk terbang bebas. Menurut pelatih burung atraksi paruh bengkok di Jakarta, Muhammad Toha, menciptakan ikatan dengan mengenal karakter burung. Contohnya memberikan makanan kesukaan burung setelah menuruti perintah. Menurut Toha pehobi harus memberikan pakan nutrisi lengkap. Hanya memberikan pakan favorit menyebabkan burung kekurangan nutrisi.

Mahir

Menurut Bayu jika burung bisa terbang bebas bisa rutin melatih mental dan stamina burung. Terbang turun dari lantai atas atau jump down bisa meningkatkan mental burung agar lebih berani. Teknisnya sang pemilik berada di bawah gedung kemudian memanggil klangenan untuk turun. Semula burung di lantai dua atau tiga sebuah gedung. Adapun kebalikannya terbang menuju gedung tinggi atau istilahnya jump up dapat meningkatkan stamina burung.

Burung kakaktua amazon masuk kelas sedang medium jika ikut perlombaan terbang bebas.

Pehobi berada di gedung lantai 2 atau 3 memanggil burung. Burung akan terbang dari dasar gedung ke si pemilik yang berada di lantai dua atau tiga. Menurut Hendra cara latihan lain agar burung tidak sembarangan hinggap dengan berlatih di lapangan luas secara rutin. Oleh karena itu, hanya tuannya tempat si burung itu hinggap. Pengalaman Hendra melatih Max agar tidak hinggap di sembarang tempat butuh waktu sekitar 6 bulan.

Menurut Bayu hasil latihan berbeda setiap burung. Paling cepat 2—4 pekan pelatihan burung sudah bisa terbang bebas. Kendala dalam melatih paruh bengkok adalah tidak tersedianya tempat latihan. Burung kelas besar seperti makaw membutuhkan tempat luas untuk berlatih. Harap mafhum, makin besar burung daya jelajahnya pun makin luas. Bayu menyarankan minimal umur burung 1 tahun baru bisa mengikuti kompetisi terbang bebas.

Sebab, burung berumur kurang dari satu tahun organ sayapnya belum sempurna. Kebanyakan pehobi di tanah air kerap mengikutkan burung kontes terbang bebas berumur kurang dari satu tahun karena saking tingginya animo. Pada kontes terakhir di Indonesia Pet Expo 2018 tercatat 110 burung dari seluruh Indonesia meramaikan acara. (Muhamad Fajar Ramadhan)

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img