Trubus.id— Pekebun di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Ketut Suwarjana rutin ekspor bunga krisan salju putih ke Jepang setiap bulan sebanyak 28.000 tangkai sejak 2017. Menurut Ketut permintaan krisan ke Negeri Sakura itu meningkat dua kali lipat pada Juni—Desember.
“Musim gugur membuat mereka tidak bisa berproduksi sehingga mengandalkan pasokan krisan impor,” kata Ketut. Bunga krisan produksi Ketut Suwarjana memang istimewa. Saat mekar sempurna, diameter mahkota bunga mencapai 15 cm.
Ketahanan bunga hingga 20 hari setelah panen. Itulah juga yang membuat pembeli asal Jepang kesengsem krisan dari kebun milik Ketut. Ketut menyeleksi bunga menjadi 3 kelas yakni A, B, dan C. Krisan potong kelas A memiliki tangkai yang lurus, daun mulus, bunga mulus, dan berdiameter 15 cm saat bunga mekar 100%.
Sementara krisan kelas B mempunyai ketebalan tangkai sedikit lebih kecil dengan diameter bunga saat mekar 100% hanya 7 cm. Sementara kelas C memiliki diameter bunga kurang dari 7 cm saat 100% mekar.
Menurut Ketut konsumen mancanegara menghendaki kemekaran bunga hanya 5% alias kuncup. Lazimnya panen krisan kuncup dilakukan 60 hari setelah tanam. Sayangnya pandemi Covid-19 membuat ekspor krisan mandet.
Namun, Ketut tetap memeroleh pendapatan melimpah dari penjualan krisan premium itu. Musababnya pasar lokal pun mencari krisan berkualitas. Ia bekerja sama untuk memasok 8.000 krisan potong di salah satu perusahaan florikultura di Jakarta saban pekan. Ketut juga memasok 8.000 krisan ke salah satu rumah duka di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, setiap pekan.
“Krisan tidak hanya diminati pasar domestik tetapi juga pasar ekpsor dengan negara tujuan Jepang, Singapura, Australia, Timur Tengah dan Amerika Serikat,” kata Ketut. Bunga krisan sering digunakan pada rangkaian bunga maupun materi dekorasi.
Data statistik menunjukkan volume ekspor krisan pada tahun 2021 sebanyak 131,4 ton dengan nilai US$903.929 dan meningkat sebesar 67,8% pada tahun 2022 sebanyak 220,6 ton dengan nilai US$1.220.406. Baca juga Budidaya Krisan Greenhouse: Ekspor pun Meningkat 67,8%.
