Wednesday, August 10, 2022

Pilih Pembungkus Demi Warna

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Mangga jing xin tanpa pembungkusan berwarna ungu pekat. (Dok. Teddy Soelistyo)

Aneka jenis pembungkus buah mangga untuk menghasilkan penampilan buah berbeda.

Trubus — Teddy Soelistyo memanen buah mangga jing xin yang merah muda merata. Padahal, menurut Teddy mangga jumbo asal Taiwan itu sejatinya berwarna unggu pekat sehingga terlihat seperti kehitaman. Pemilik nurseri Pohon Buah di Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu menuturkan, warna mangga jing xin di kebunnya berubah setelah menggunakan pembungkus buah.

Ia membungkus buah jing xin sejak buah Mangifera indica muda dengan kertas berwarna cokelat muda seperti kemasan semen. Bagian dalam pembungkus berlapis karbon berwarna hitam. Teddy mendatangkan pembungkus buah itu dari Thailand. “Waktu beli saya belum tahu jika pembungkus buah itu menyebabkan kulit buah berubah warna,” ujar Teddy.

Pembungkus buah asal Thailand membuat warna kulit buah mangga menjadi lebih pucat. (Dok. Teddy Soelistyo)

Bermutu tinggi

Menurut ahli agronomi senior asal Malaysia, Datok Mohammad Anim Hosnan, pembungkus buah yang digunakan Teddy produksi Saengchit Agricultural Machinery, produsen mesin pertanian di Bangkok, Thailand. Ia menuturkan, para pekebun di Thailand, terutama para pekebun mangga nam dok mai lazim menggunakan pembungkus buah itu. Lapisan dalam pembungkus buah berwarna hitam.

Itulah yang membuat warna nam dok mai menjadi kuning cerah dan merata. “Biasanya buah yang tidak dibungkus terdapat semburat warna hijau muda atau hijau tua sehingga tidak merata,” ujarn Hosnan. Teknologi itulah yang membuat para pekebun sukses mengekspor mangga nam dok mai karena buah berkualitas prima.

Model pembungkus buah juga berbeda-beda tergantung varietas mangga yang dikebunkan dan kualitas buah yang diinginkan. Contohnya seperti dilakukan Kanjana Suthikul, Ph.D., di Chiangmai, Thailand, , yang membungkus buah mangga mahachanok. Mangga itu mendapat sebutan mangga pelangi karena kulit buahnya yang bergradasi merah dan kuning. Kanjana membungkus buah dengan pembungkus model jendela untuk menghasilkan gradasi warna seperti itu.

Mangga jing xin yang dibungkus berwarna merah muda. (Dok. Teddy Soelistyo)

Disebut demikian karena pada pembungkus buah itu terdapat bagian berbahan plastik transparan, sisanya kertas putih. Pembungkus model jendela merupakan modifikasi dari kantong pembungkus mangga irwin dan apel. Menurut Kanjana saat pemasangan pembungkus buah, bagian kantong yang transparan menghadap matahari. Dengan begitu sinar matahari masih bisa masuk ke dalam kantong.

“Intensitas sinar matahari yang terserap 50%,” kata Kanjana. Sinar matahari memang sangat berpengaruh dalam pembentukan warna pada mahachanok. Warna merah muncul sempurna jika 3 pekan menjelang matang, matahari bersinar penuh. Jika tidak, warna yang muncul sebaliknya, yaitu kuning semburat merah. Yang dibutuhkan dari sinar matahari adalah radiasinya.

Kaya antosianin

Radiasi matahari terbagi dua, yaitu bergelombang panjang dan pendek. Radiasi dengan panjang gelombang 400—700 μm digunakan tanaman untuk proses fotosintesis. Pada proses fotosintesis, air (H2O) dan karbondioksida (CO2) diubah menjadi glukosa. Selanjutnya glukosa diedarkan ke seluruh bagian tanaman, termasuk ke buah. “Dengan bantuan sinar matahari bergelombang pendek yang tidak kasat mata, 100—220 μm, glukosa diubah menjadi antosianin,” ujar ahli budidaya tanaman di Jakarta, Yos Sutiyoso.

Antosianin merupakan pigmen pemberi warna merah jambu hingga violet. Oleh karena itu, sebelum pembungkusan sebaiknya daun yang menutupi atau di dekat buah dijarangkan agar buah terkena sinar matahari. Peran pembungkus buah yang digunakan Teddy berbeda dengan pembungkus buah yang digunakan Kanjana. Kantong kertas berlapis karbon hitam ala Tedddy justru melindungi buah dari paparan sinar matahari. Itulah sebabnya kadar antosianin pada kulit buah jing xin menjadi rendah.

Akibatnya antosianin hanya mampu memberi warna merah jambu. Adapun kadar antosianin pada buah jing xin tanpa pembungkusan lebih tinggi sehingga warna buah menjadi violet atau ungu pekat. Dari kedua penampilan jing xin, warna buah merah muda terlihat lebih menarik dan tampak lebih menyegarkan.

Faedah Lain Bungkus Buah

Menurut ahli agronomi senior asal Malaysia, Datok Mohammad Anim Hosnan, faedah lain pembugkus, mencegah serangan semut dan lalat buah. Pembungkus juga dapat melindungi buah dari guyuran hujan dan embun yang mengundang tumbuhnya cendawan. Jika terpaksa menyemprotkann pestisida, buah juga terhindar dari residu yang berlebihan akibat penyemprotan bahan kimia.

Hosnan menuturkan, berkat pembungkus, buah menjadi mulus karena terhindar dari berbagai gangguan yang dapat mempengaruhi kualitas. Contohnya benturan antarbuah dan gesekan antara buah dengan ranting atau dahan. Sayangnya, harga pembungkus buah itu tergolong mahal. “Di Malaysia harga satu pembungkus buah mencapai 5 sen (sekitar Rp1.600, red),” kata Hosnan.

Harga jual itu jauh lebih mahal daripada harga pembungkus buah berupa kantong plastik atau kertas biasa. Dengan harga itu tentu saja meningkatkan biaya produksi. Namun, bagi para pekebun mangga di Thailand kenaikan harga itu tak merugikan. Pasalnya, mereka juga memperoleh harga jual tinggi karena buah berkualitas prima sehingga dapat menembus pasar ekspor. Nilai pembungkus buah juga menjadi murah karena dapat dipakai berulang hingga 2—3 kali pemakaian. (Imam Wiguna)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img