Tuesday, August 9, 2022

Platinum Rp12-juta per Pasang

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

 

Pantas Jenny kepincut platinum. Jenis yang diketahui masuk ke tanahair pada awal 2009 itu sepintas sosoknya seperti landak albino. Keduanya sama-sama dibalut duri-duri putih di sekujur punggung. Bedanya, warna kulit, mata, hidung, dan moncong platinum hitam. Sementara landak albino memiliki warna kulit, mata, hidung, dan moncong merah jambu.

Kelangkaan corak membuat harga platinum membumbung. Meski sama-sama bercorak putih, indukan albino hanya dibanderol Rp1,5-juta per pasang; platinum 8 kali lipat lebih tinggi. Musababnya albino relatif lebih mudah diperoleh meski peluang munculnya secara alami hanya 1:10.000 kelahiran landak. “Tapi jika sesama landak albino disilangkan bisa menghasilkan keturunan 100% albino,” ujar Ice Trimulyo, hobiis landak mini di Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Seleksi kawin

Warna platinum tidak muncul secara alami. Corak ini dihasilkan lewat kawin silang terseleksi dari induk landak bercorak salt and pepper (SP). Keturunan SP yang sebagian warna hitamnya memudar disebut pinto hitam. Inilah yang kemudian dipakai sebagai induk utama. Pada generasi kedua silangan sesama pinto hitam muncul corak platinum. Nah, sesama platinum kemudian dikawinkan. Peluang kehadiran platinum baru hanya 50 – 70%. Ini terjadi karena gen platinum heterozigot sehingga masih memungkinkan munculnya karakter gen induk awal, pinto

hitam.

Selain landak platinum dasar hitam yang merupakan turunan pinto hitam, ada juga platinum dasar cokelat yang diperoleh dari pinto cokelat. Pada platinum cokelat, warna moncong dan hidung cokelat, tetapi warna mata hitam.

Duri platinum tidak melulu 100% putih lantaran platinum secara genetis masih menyimpan pigmen. Idealnya corak putih platinum mendominasi 95 – 97% permukaan duri. Sisanya putih berbalut warna abu-abu muda seperti pada platinum hitam atau putih berbalut cokelat seperti pada platinum cokelat. Penampilan itu mengingatkan pada logam platina. Pada albino, warna putih duri mendominasi 100%. Meski demikian, warna-warna itu belum terlihat saat bayi. Duri dewasa baru muncul saat landak berumur 6 minggu, dan warnanya stabil sesudah berumur 3 bulan.

Hedgehog atau prickly pigs – sebutan landak mini – mulai ramai di tanahair sejak awal 2008. Meski demikian banyak calon hobiis diliputi pertanyaan tentang si bola duri. “Memang itu (landak, red) bisa dihandle ya? Apa tidak sakit (kalau kena durinya)?” celetuk Bethaholicz, salah satu pengunjung situs komunitas lokal yang mewadahi para penyedia dan hobiis landak mini.

Menurut Cuncun Setiawan, duri landak mini sejatinya mirip landak biasa Hystrix spp. Duri itu berongga di tengah dengan ujung lancip dan tersusun dari bahan keratin. Duri landak mini yang jumlahnya rata-rata 7.000 buah itu panjangnya relatif seragam dan lebih pendek 5 kali lipat ketimbang duri landak biasa yang bisa mencapai 25 cm.

Duri landak mini juga tidak memiliki ruit – seperti kait pada mata kail – sehingga ketika tangan tertusuk, duri tidak tersangkut dan menyebabkan luka.

Tidak biasa

Platinum bukan satu-satunya corak unik landak mini berbobot 250 – 1.000 gram/ekor. Cinnamon dan silver adalah contoh corak unik lain. Corak unik yang dimaksud adalah warna di luar corak dasar seperti: SP, pinto, cokelat, dan albino. Duri cinnamon cokelat muda seperti warna kayumanis. Duri yang berwarna putih tidak lebih dari 5%.

Pada silver 30 – 50% duri berwarna putih salju, sisanya putih dibalut hitam. Kedua landak mini ini tak kalah cantik dibanding platinum dan mulai banyak dikoleksi kolektor landak di Asia dan Amerika Serikat. Corak unik umur 2 bulan rata-rata dijual Rp2-juta – Rp2,5-juta/pasang. Warna dasar Rp1,2-juta – Rp1,4-juta/pasang. (Tri Susanti)

Platinum dasar cokelat

Ciri : 95 –  97% duri putih. Sisanya putih dibalut cokelat. Telinga dan mata hitam. Muka dan hidung cokelat dengan kulit pundak abu-abu muda.

Harga : Rp12-juta/pasang (indukan)

Cinnamon

Ciri : Duri dominan putih dibalut cokelat muda seperti kayu manis. Tidak ada dominasi warna di muka. Perut putih, kulit pundak merah muda, dan hidung cokelat atau merah hati.

Harga : Rp2,5-juta/pasang (umur 2 bulan), indukan Rp3-juta/pasang.

Silver

Ciri : 30 – 50% duri putih solid, sisanya putih dibalut warna hitam. Bulu perut dan muka putih. Telinga, hidung, mata, dan kulit pundak hitam

Platinum dasar hitam merupakan generasi kedua  dari silangan sesama pinto hitam (diperoleh dari silangan sesama salt & pepper

Duri landak mini (kanan) tidak memiliki ruit (barbula) sehingga jika tangan kita tertusuk, duri tidak akan tersangkut. Sebaliknya duri landak biasa

Hystrix spp (kiri) memiliki banyak ruit di bagian ujung sehingga jika tangan tertusuk, duri akan tersangkut dan menyebabkan luka jika dicabut

Ilustrasi: Baharuddin

Foto-foto: Tri Susanti

Salt & pepper

Turunan kedua platinum hitam

Pembesaran

mikroskop

50 kali

Pembesaran

mikroskop

20 kali

Ruit/barbula

15 – 25 cm

1,5 – 5 cm

Tanpa

ruit/

barbula

Landak biasa Landak mini

Pinto hitam

Turunan pertama platinum hitam

Previous articleKumpulan e-book
Next articlePohon Pusaka
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img