Sunday, August 14, 2022

Pujian untuk Billi

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Kontes kucing champ of the champ ke-3 kembali berlangsung.

Billi, kucing persia asal Malaysia meraih best ot the best (BOB) Premiership.
Billi, kucing persia asal Malaysia meraih best ot the best (BOB) Premiership.

“Istimewa, luar biasa, unggul,” tak henti-hentinya Irina Kharcenko memuji penampilan Billi, kucing persia asal Malaysia. Menurut juri asal Rusia itu penampilan Billi sangat istimewa sehingga layak mendapatkan gelar best of the best premiership pada kontes yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 23—24 April 2016 itu. “Bulunya sangat halus terkulai dan fisiknya sesuai dengan kriteria persia unggul,” kata Irina.

Menurut juri asal Amerika Serikat, David Mare, penampilan persia putih milik Dr Moonyza dan Suwardi itu sangat luar biasa. “Sangat cantik, semuanya sempurna,” katanya usai menjuri kontes Champ of the Champ itu. Karena itulah Billi nyaris menjadi juara di total 10 ring yang dilombakan. Menurut Suwardi persia miliknya juga mendapat gelar yang sama pada gelaran sebelumnya (Champ of the Champ 2).

Lebih sering mandi

Jimmy Oetji dan Optimus.
Jimmy Oetji dan Optimus.

Juara bertahan lainnya adalah Optimus yang mendapat best of the best premiership breed Indonesia. Menurut David kucing ras maine coon milik Jimmy Oetji itu layak menjadi jawara karena penampilan yang baik, perpaduan struktur otot, tulang, hingga corak bulunya mengagumkan. “Kucing yang layak dijadikan contoh unggulan, sehingga sepantasnya mendapat gelar best of the best premiership breed Indonesia,” kata David.

Untuk menjadi jawara dalam kontes internasional tentu tak mudah. Suwardi melakukan grooming secara rutin. “Harus konsisten sepanjang tahun, minimal sepekan sekali,” kata pehobi kucing di Kualalumpur, Malaysia, itu. Ia juga memberikan pakan tambahan untuk kucing berumur 1,5 tahun itu berupa daging sapi. Suwardi memberikan daging sapi sehari sekali untuk tambahan nutrisi. “Daging sapi baik untuk otot,” kata Suwardi.

Cacang Effendy, juri asal Bekasi, Jawa Barat.
Cacang Effendy, juri asal Bekasi, Jawa Barat.

Adapun Jimmy Oetji kerap memberi perlakuan khusus pada klangenannya menjelang lomba. “Menjelang lomba saya rutin memandikan kucing yang akan berlaga lebih sering daripada biasanya,” kata pria asal Bandung, Jawa Barat itu. Jimmy memandikan hingga 5 kali pada sebulan menjelang kontes. Adapun untuk pakan, pria pemilik Bhineka Cattery itu juga memberikan daging sapi giling setiap sore agar klangenannya tampil lebih prima.

“Kontes kali ini adalah penutupan untuk Optimus,” kata Jimmy. Jimmy akan mempersiapkan anakan baru berkualitas sehingga regenerasi kucing terjaga. Menurut ketua panitia kontes, Arman Hermawan, setidaknya 201 kucing turut ambil bagian dalam kontes seri ketiga dari gelaran Champ of the Champ. Gelaran perdana pada pada Agustus dan Desember 2015.

Kucing lokal

Kampiun kategori domestik shorthair kitten, El Sharawy dan Alfa Prasetya.
Kampiun kategori domestik shorthair kitten, El Sharawy dan Alfa Prasetya.

Kontes kucing juga berlangsung di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Pada kontes itu kucing kampung bernama El Sharawy berumur 6 bulan meraih tiga gelar terbaik sekaligus. Gelar pertama best domestic short hair kitten atau anakan kucing kampung bulu pendek terbaik, best of grooming (perawatan terbaik), dan best of the best (terbaik dari yang terbaik).

“Ini kedua kalinya El Sharawy meraih best of best,” ujar pehobi kucing asal Malang, Jawa Timur, Alfa Prasetya, pemilik kucing itu. Kunci keberhasilannya tak lain adalah pemberian vitamin yang menjaga kehalusan bulu dan nafsu makan kucing. “Setiap hari El Sharawy harus minum dua tablet vitamin selain juga dijaga kebersihannya,” ujarnya. Menurut juri asal Bekasi, Jawa Barat, Cacang Effendi, kualitas peserta lomba sudah bagus dan beberapa sudah bisa ikut kontes nasional.

559_33

David Mare, juri asal Amerika Serikat.
David Mare, juri asal Amerika Serikat.

Cacang mengatakan, “Semua kucing yang memperebutkan best of best adalah yang terbaik di masing-masing kategori dan kelasnya, sehingga penentuan juaranya adalah kondisi saat penjurian best of best.” Dari sekian banyak kontestan peraih best of best masih aktif hingga penjurian best of best pada malam hari dan kucing itu juga meraih best grooming karena bulunya halus yang menunjukkan perawatannya baik.

“Saya tidak membedakan kucing kampung atau kucing ras, selama kualitasnya bagus ya dia dapat juara. Secara umum kualitas kucing pada kontes kali ini bagus bahkan beberapa kucing persia jika dibawa di tingkat internasional bisa dapat nilai tinggi,” ujar Cacang. (Muhamad Fajar Ramadhan & Bondan Setyawan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img