Friday, August 12, 2022

Sang Penyelamat Hati

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
dr Arijanto JonosewojoSpPD, “Konsumsiparasetamol berlebihbisa sebabkan kerusakan hati, gagal hati, hingga hepatitis reaktif”
dr Arijanto Jonosewojo SpPD, “Konsumsi
parasetamol berlebih bisa sebabkan kerusakan hati, gagal hati, hingga hepatitis reaktif”

Kerusakan lever akibat asupan parasetamol berlebih mampu diredam oleh ikan gabus.

Berhati-hatilah memilih obat pereda sakit kepala, demam, flu yang dijual bebas di apotek, toko obat, atau warung. Tanpa pilihan bijak, alih-alih mengatasi penyakit asupan obat-obatan itu justru menumpuk parasetamol di dalam tubuh. Harap mafhum seluruh obat-obatan itu mengandung parasetamol, obat analgesik dan antipiretik. Padahal dosis parasetamol berlebih dapat menyebabkan kerusakan hati, gagal hati, hingga hepatitis reaktif atau hepatitis yang disebabkan zat berbahaya.

“Dosis parasetamol maksimal sehari sekitar 2 g. Itu pun cara konsumsinya harus dibagi dua,” tutur dokter spesialis penyakit dalam di Rumahsakit dr Sutomo, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dr Arijanto Jonosewojo, SpPD. Menurut dr Arijanto di Inggris parasetamol sudah dilarang dijual bebas di pasaran. Sementara di Indonesia, parasetamol banyak ditemukan pada obat sakit kepala, obat flu, pereda demam pada anak dan beberapa obat lain yang bisa diperoleh di warung maupun apotek. “Untuk penggunaannya sebaiknya sesuai resep dokter,” kata dr Arijanto.

Jaga hati

Kini, efek buruk parasetamol di tubuh bisa diminimalisir berkat riset Agus Heri Santoso STP MSi. Periset di Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Malang, Provinsi Jawa Timur, itu meneliti bahan alami pelindung hati (hepatoprotektor) dari kerusakan akibat parasetamol. Riset Agus ketika menyelesaikan studi masternya di Jurusan teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor pada Desember 2008 menemukan albumin yang diekstrak dari ikan gabus sebagai hepatoprotektor alami.

Albumin merupakan protein utama dalam plasma manusia dan menyusun sekitar 60% dari total protein plasma. Albumin yang terdapat dalam plasma sekitar 40%; 60% di ruang ekstraseluler. Hati menghasilkan 12 gram albumin per hari yang merupakan 25% dari total sintesis protein hepatik dan separuh dari seluruh protein yang disekresikan organ. Menurut Agus kadar albumin serum turun jika kita mengalami keadaan malnutrisi protein atau menderita penyakit hati yang kronis. Kekurangan albumin itu dapat ditutupi dengan pemberian albumin dari luar tubuh. Contohnya albumin asal ikan gabus.

Agus menggunakan 25 tikus wistar jantan umur 9 minggu sebagai hewan percobaan. Tikus tersebut terbagi pada 5 kelompok perlakuan. Kelompok pertama sebagai kontrol, mendapat 30 ml albumin per kg berat badan tanpa parasetamol setiap hari. Kelompok kedua dan ketiga masing-masing mendapat 30 dan 60 ml/kg BB/hari albumin dan        500 mg/kg BB/hari parasetamol. Kelompok keempat mendapat kurkumino 30 mg/kg BB/hari  dan 500 mg/kg BB/hari parasetamol. Kelompok kelima diberi parasetamol tanpa albumin maupun kurkumino.

Perlakuan selama 7 hari berturut-turut. Pada hari ke-8 atau 24 jam setelah perlakuan terakhir dilakukan pembiusan dan pembedahan untuk pengambilan darah dan pengangkatan hati hewan percobaan. Darah diambil untuk mendapatkan serum yang kemudian dianalisis. Hati dibutuhkan untuk menganalisis kadar albuminnya, antioksidan, serta nilai SGPT dan SGOT. SGPT (serum glutamik piruvik transminase) dan SGOT (serum glumatik oksaloasetik transminase) merupakan enzim yang dipakai hati untuk bekerja. Kenaikan nilai keduanya di dalam hati menunjukkan ada kerusakan pada organ lever itu. Pada hati yang sehat kadar SGPT mencapai 17-30,2 µ/l, SGOT 45,7-80,8 µ/l.

Hasil riset menunjukkan kandungan albumin tikus pada kelompok satu sebesar 3,6 g/dl, kelompok dua 3,5 g/dl, tiga (3,6 g/dl), empat (3,8 g/dl), dan lima (3,4 g/dl). Kadar albumin ideal di atasi 3 g/dl. “Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak ikan gabus dapat menjaga stabilitas kadar albumin serum pada kasus keracunan parasetamol,” kata Agus.

Ketua Sub Unit Laboratorium Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Malang menuturkan kemampuan ekstrak ikan gabus mempertahankan kadar albumin serum karena ekstrak ikan gabus merupakan pangan sumber albumin. Selain itu kadar albumin serum mempunyai korelasi positif dengan aktivitas antioksidan serum. Ketersediaan antioksidan dalam serum mampu melindungi jaringan dari kerusakan oleh radikal bebas termasuk hasil metabolisme parasetamol.

Antioksidan

Pada pengujian antioksidan, ekstrak ikan gabus secara umum terbukti mampu mengikat Diphenylpicryl hydrazyl, salah satu senyawa radikal yang stabil. Kemampuan mengikat DPPH ekstrak ikan gabus sebesar 84,66 % ± 2,17. “Kemampuan ekstrak ikan gabus menangkap radikal bebas diduga terkait dengan komponen albumin dan mineral yang terkandung di dalamnya. Albumin merupakan protein yang mampu melakukan pengikatan radikal bebas di dalam plasma,” tutur Agus. Tingginya kapasitas antioksidan ekstrak ikan gabus juga karena keberadaan mineral-mineral seperti Zn sebanyak 3,43% per mg per 100 ml, Cu (2,34%), dan Fe (0,81%).

Pemberian albumin ikan gabus terbukti mampu menjaga kesehatan hati dari kerusakan akibat konsumsi parasetamol berlebih (lihat tabel). Kadar SGOT paling rendah ada pada kelompok tiga yang mendapat dosis ekstrak ikan gabus 60 ml/kg bb/hari yaitu 96,4 u/l; sementara SGPT-nya 61,2 u/l. Bandingkan dengan kelompok lima yang tidak mendapatkan albumin dan kurkumino. Angka SGOT-nya 141 µ/l dan SGPT 65 µ/l.

Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak ikan gabus dapat menahan kenaikan SGOT akibat keracunan parasetamol. “Semakin tinggi kadar albumin maka ada kecenderungan semakin rendah kadar SGOT dan  SGPT,” kata Agus. Karena gabus, hati terjaga. (Bondan Setyawan)

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img