Friday, December 2, 2022

Tambal Ginjal Bocor

Rekomendasi

Tapak liman memiliki fungsi sebagai pelindung ginjalHerbal ampuh mengatasi ginjal bocor atau sindrom nefrotik.

Hanya dalam tiga bulan, bobot tubuh Alpin Martuaraja SPsi naik menjadi 92 kg, semula hanya 45 kg. Penambahan bobot pada awal 2009 itu disertai pegal-pegal dan rasa lelah. Melihat kondisi anaknya, sang ibunda, Nelita Lubis langsung mengantarkannya ke seorang dokter spesialis penyakit dalam di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Setelah memeriksa, dokter mendiagnosis Alpin mengidap kelainan ginjal.

Untuk memastikannya, dokter menyarankan Alpin untuk  memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi di Jakarta. Bungsu tiga bersaudara itu memenuhi saran dokter. Pada pemeriksaan itu, Alpin juga menjalani biopsi. Hasil biopsi menunjukkan bahwa pemuda 23 tahun itu mengalami sindrom nefrotik  minor yang lumrah  disebut ginjal bocor.

 

Transplantasi ginjal?

Dokter spesialis urologi dari Rumahsakit Dharmais Jakarta, Rachmat Budi Santoso, SpPU menjelaskan bahwa sindrom nefrotik atau ginjal bocor terjadi akibat adanya lubang di ginjal yang meloloskan protein (albumin). Albumin salah satu bahan baku energi bagi tubuh. Albumin  berfungsi mengikat cairan dalam darah. Bila tidak cairan pun akan keluar ginjal membentuk edema  atau bengkak.

Oleh sebab itu, salah satu ciri dari kebocoran ginjal adalah peningkatan bobot tubuh serta kelelahan yang luar biasa seperti pengalaman Alpin. Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu penyakit ginjal bocor karena dampak lanjutan dari penyakit lain seperti infeksi lever atau empedu. Untuk menanggulangi penyakit itu, dokter meresepkan beberapa obat untuk  dikonsumsi sehari-hari.

Namun selang 6 bulan setelah konsumsi, bobot badan Alpin kembali membubung seperti semula. Tubuhnya membengkak di setiap bagian terutama kaki, tangan, dan perut.  “Bengkak itu bila ditekan tidak kembali seperti semula,” kata Alpin yang mengaku selama sakit tubuhnya kerap berbau tidak sedap.

Alpin Martuaraja mengalami ginjal bocor pada usia 21 tahun dan kini sembuh setelah konsumsi herbalKadar albumin Alpin sempat mencapai angka 1 g/dl dan kolestrol 500 mg/ dl. Dalam kondisi normal albumin 3,8—5,1 gram/dl sedangkan kadar kolestrol 150—220 mg/dl. Pada April 2010, ia memeriksakan kembali kondisi itu ke dokter ahli urologi berbeda di sebuah rumahsakit di Tangerang Selatan. Kali ini, dokter menyarankan agar  Alpin melakukan transplantasi ginjal untuk mengobati sakitnya. Mendengar saran itu,  Alpin dan keluarganya tak kuasa menahan kesedihan.

Alpin sempat mengalami putus asa hingga depresi. Menurut dr Santoso, transplatasi ginjal  memang merupakan salah satu solusi tahap lanjut bagi kebocoran ginjal. Namun, sebelum sampai tahap itu biasanya konsumsi obat sejenis kortikosteroid yang bersifat antiperadangan juga bisa meredakan keluhan itu.

 

Sinergi herbal

Sang ibunda mencari berbagai alternatif penyembuhan anaknya.  Pada Juni 2010, ia menyambangi Griya Puspa milik herbalis Sofiana Lukman  yang masih tetangganya di bilangan Ciputat, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Setelah berkonsultasi dengan Ana, Alpin disarankan untuk mengonsumsi beragam tanaman obat, yakni ekstrak rimpang kunyitputih, daun tapakliman, daun sendok, dan pegagan. Semua dalam bentuk kapsul berbobot masing-masing 50 mg.

Sofiana Lukman, “Paduan tapakliman, kunyitputih, pegagan, dan daun sendok ampuh meredakan sindrom nefrotik,”Setiap hari Alpin mengonsumsi 2 kapsul rimpang kunyitputih dengan frekuensi 2 kali sehari, tapak liman masing-masing 3 kapsul sebelum sarapan dan makan malam serta 2 kapsul sebelum makan siang. Dosis konsumsi  pegagan dan daun sendok sebanyak 1 kapsul  3 kali sehari. Alpin disiplin mengonsumsi ekstrak tanaman obat itu demi kesembuhan. “Minggu pertama sudah terasa perubahannya,”  kata Alpin. Keringat tak berbau lagi. Selain itu ia juga tak terlampau gampang lelah.

Setelah sebulan,  konsumsi herbal itu berkurang menjadi satu hari sekali setelah makan. Anna menjelaskan bahwa semua paduan herbal yang Alpin konsumsi saling bersinergi dalam menyembuhkan keluhan ginjal bocor. Kunyitputih berfungsi  meningkatkan daya tahan tubuh secara keseluruhan serta menyerap racun di tubuh akibat melemahnya fungsi ginjal. Adapun tapakliman, pegagan, dan daun sendok  masing–masing berfungsi sebagai antiradang, antibakteri, dan memperbaiki kembali jaringan ginjal yang rusak.

Anna pun menyarankan Alpin mengurangi makanan berprotein tinggi. Dengan mengonsumsi paduan herbal dan menjaga pola makan, perlahan-lahan bobot tubuh  Alpin pun surut hingga mencapai 42 kg dalam setahun. Dan kini stabil 45 kg.

Hasil uji laboratorium  kadar albumin 5 gram/dl.  Menurut dokter sekaligus herbalis pendiri Rumahsakit Holistika Medika di Yogyakarta, dr Sidi Aritjahja, 3 herbal utama yaitu kunirputih, pegagan, dan tapakliman memiliki peran yang sama layaknya  obat-obatan jenis kortikosteroid yang berfungsi melawan peradangan akibat infeksi.

Selain itu,  penelitian terbaru pada  2012 oleh Sahoo Himashu Bhusan dari Sekolah Farmasi Vedica, Bhopal, India, dalam jurnal  farmasi internasional menyebutkan bahwa ektsrak tanaman tapakliman memiliki khasiat sebagai nefroprotektif atau pelindung ginjal. Senyawa flavanoid dalam tapakliman memiliki fungsi kuat dalam mengurangi kreatinin, protein  dan serum urea pada urin. Itulah sebabnya Anna memberikan kadar  yang lebih banyak untuk  ekstrak tanaman tapak liman dibandingkan yang lainnya. (Nurul Aldha Mauliddina Siregar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tips Mengatur Pola Pakan Tepat untuk Kuda

Trubus.id — Berbeda dengan sapi, kuda termasuk hewan herbivora yang hanya mempunyai satu lambung (monogastrik) sehingga kuda sangat membutuhkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img