Tuesday, May 5, 2026

Imun Bagus Berkat Bawang

Rekomendasi
- Advertisement -
Bawang putih kaya vitamin C dan senyawa sulfida alicin dan aliin dapat meningkatkan kekebalan tubuh. (Dok. Trubus)

Aneka olahan bawang putih untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Trubus — Setiap kali gejala tekanan darah meningkat, Nia Niatti mengunyah satu siung umbi bawang putih. Umbi tanaman anggota keluarga Alliaceae itu menjadi penolong bagi guru di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, itu. Gejala pusing, sakit kepala, dan nyeri tengkuk karena tekanan darah tinggi berangsur-angsur reda. Nia juga kerap memanfaatkan bawang putih untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Daya tahan tubuh optimal dibutuhkan demi menangkal beragam bakteri dan virus termasuk saat wabah virus korona atau Covid-19. Alumnus Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Sebelas April itu menambah dosis bawang putih pada tumis atau sambal. Menurut dokter di Yogyakarta, dr. Sidi Aritjahja, bawang putih salah satu alternatif herba yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Putih jadi hitam

Dokter di Yogyakarta, dr. Sidi Aritjahja. (Dok. Trubus)

Menurut Sidi kelebihan bawang putih antara lain tinggi kadar vitamin C 50%, seng 12%, dan kalsium 18%. Dokter alumnus Universitas Gadjah Mada itu mengatakan, senyawa sulfida lainnya seperti aliin dan alicin juga meningkatkan daya tahan tubuh. Sidi menyarankan mengonsumsi bawang putih secara berkala bisa 1—2 siung per hari. Namun, tidak semua orang tahan dengan aroma bawang putih.

Mengonsumsi bawang putih dengan cara membakar terlebih dahulu, mengukus, mengolah menjadi acar, atau dicampur madu bisa meminimalkan aroma kuat. Menurut Sidi konsumsi bawang putih sebaiknya berdekatan dengan waktu makan. Tujuannya agar rangsang pengeluaran asam lambung dapat dikendalikan. Mengonsumsi bawang putih saat perut kosong merangsang lambung memproduksi asam lambung berlebih sehingga bisa menyebabkan nyeri dan mual.

Bagi yang tidak tahan aroma kuat bawang putih bisa mencoba bawang hitam. Bawang hitam adalah bawang putih yang mengalami proses pemanasan pada suhu konstan dengan waktu 3 pekan hingga berbulan-bulan sehingga warna umbi berubah hitam. Aroma kuat bawang putih hilang, berganti umbi berwarna hitam bertekstur seperti dodol dengan rasa sedikit manis. Bawang hitam cocok sebagai alternatif herba bagi yang tidak tahan aroma kuat bawang putih.

Fermentasi bawang madu ramah di lidah tidak beraroma kuat. (Dok. Laksono Adi Muladhi)

Riset Il Sook Choi dan rekan-rekan dari Departemen Nutrisi dan Makanan Universitas Kyung Hee, Seoul, Korea Selatan, membuktikan terdapat perbedaan kadar zat aktif antara bawang putih dan bawang hitam dengan lama fermentasi 21 hari. Keunggulan bawang hitam dibandingkan dengan bawang putih antara lain lebih kaya antioksidan antara lain polifenol dan flavonoid.

Kadar polifenol dan flavonoid pada bawang hitam mencapai 58 mg GAE/g dan 15 mg RE/g. Sementara bawang putih hanya 13 mg GAE/g dan 3 mg RE/g. Namun, bawang hitam memiliki pH lebih asam dibandingkan dengan bawang putih. Nilai pH bawang hitam mencapai 4 (asam) sementara bawang putih 6 (agak netral), sehingga perlu memperhatikan kondisi lambung jika hendak mengonsumsinya rutin.

Bawang madu

Cara lain menikmati bawang putih agar lebih ramah di lidah dengan memfermentasi menggunakan madu. Herbalis di Bandarlampung, Lampung, Laksono Adi Muladhi, kerap meresepkan fermentasi bawang madu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Adhie Lam—panggilan akrab Laksono Adi Muladhi—juga meresepkan fermentasi bawang madu untuk meredakan kista, tumor, asam urat, hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan jantung.

Bawang hitam salah satu olahan bawang putih tinggi kandungan antioksidan. (Dok. Trubus)

Membuatnya relatif mudah, hanya merendam kupasan bawang putih dalam larutan madu. Perbandingannya 1:1,5. Artinya jika bawang putih 100 gram maka madu yang dibutuhkan 150 gram. Makin baik kualitas madu, khasiatnya makin bagus. Lama fermentasi minimal 1 bulan. Wadah yang digunakan bisa kaca atau plastik dengan penutup rapat. Adhie membuka tutup wadah dan mengaduk setiap hari sekali pada masa awal fermentasi. Saat fermentasi meninbulkan gas.

Adhie menganjurkan konsumsi fermentasi bawang madu 2 butir per hari untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Bisa dua siung dan 2 sendok makan dan madu fermentasi sebelum tidur. Atau masing-masin 1 siung dan 1 sendok makan madu fermentasi pada pagi hari dan sebelum tidur. Adhie tidak menyarankan ibu hamil mengonsumsi fermentasi bawang madu. Sebab, khawatir panas herba karena fermentasi mengganggu janin. Pilihan cara mengonsumsi bawang putih beragam. Bisa yin hitam atau yang putih. Semuanya berfaedah meningkatkan kekebalan tubuh. (Muhamad Fajar Ramadhan)


Artikel Terbaru

Cara Memilih Jeruk Manis di Pasar: Ciri Fisik, Aroma, dan Mutu

Menurut Said dan rekan dalam artikel Physicochemical Quality Indicators of Citrus Fruits, mutu jeruk manis ditentukan oleh kombinasi karakter...

More Articles Like This