Thursday, September 29, 2022

Bugar Sepanjang Ramadan

Rekomendasi
Buah dan sayur mengandung komponen bioaktif seperti flavonoid, polifenol, dan karotenoid yang kaya antioksidan.
Buah dan sayur mengandung komponen bioaktif seperti flavonoid, polifenol, dan karotenoid yang kaya antioksidan.

Strategi bugar selama berpuasa, konsumsi herbal dan mengatur pola makan.

Dua tahun terakhir kurma menjadi kudapan wajib Ahmad Syafii selama menjalani puasa Ramadan. Ahmad mengonsumsi kurma ketika buka dan sahur. “Sekali santap tiga atau lima buah,” ujar pria berusia 34 tahun itu. Dengan mengonsumsi buah Phoenix dactylifera itu stamina Ahmad tetap terjaga meski seharian menahan lapar dan dahaga. Padahal, pekerjaan sebagai akuntan dengan aktivitas di luar dan di dalam ruangan cukup menguras tenaga.

Belum lagi ia harus mengendarai sepeda motor dan jarak tempuh hingga 30 kilometer untuk menuju tempatnya bekerja. Agar stamina tetap prima selama menjalankan puasa, Ahmad menjaga pola makan. Konsumsi protein, mineral, dan vitamin tidak pernah absen dalam menu hariannya. Ayah dua anak itu memperhatikan kebutuhan cairan tubuh. “Dalam sehari minimal minum 2 liter air,” jelas pria yang berdomisili di Kota Bekasi, Jawa Barat, itu.

Kurma

Kurma mengandung zat gula tinggi yang mudah dicerna.
Kurma mengandung zat gula tinggi yang mudah dicerna.

Mengonsumsi kurma ketika berbuka seperti anjuran Nabi Muhammad SAW. Abu Daud dan At Tirmidzi meriwayatkan hadis Nabi Muhammad SAW bersabda “Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci.” Makan besar—nasi dan lauk—sebaiknya setelah salat tarawih. Atau sekitar 2—3 jam kemudian.

Anjuran nabi untuk menyantap kurma saat berbuka puasa bukan tanpa dasar. Penelitian Endang Sri Sunarsih, dosen dan peneliti dari Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang, membuktikan kurma meningkatkan kadar gula darah orang yang berbuka puasa 2 jam kemudian secara bertahap. Kurma dianjurkan sebagai hidangan pembuka puasa karena mudah dicerna.

Kandungan glukosa yang terdapat pada buah anggota keluarga Arecaceae itu dapat langsung diserap oleh lambung tanpa melalui proses pencernaan oleh dinding usus. Dengan kata lain, konsumsi kurma ibarat mengonsumsi energi cepat saji. “Kurma mengandung zat gula tinggi yang mudah dicerna sehingga mampu menyediakan energi yang cukup bagi sel-sel tubuh selama berpuasa,” tutur Prof. Dr. Ali Khomsan, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor.

Hindari konsumsi minuman bersoda karena dapat merangsang lambung.
Hindari konsumsi minuman bersoda karena dapat merangsang lambung.

Efeknya kondisi tubuh yang lemas karena puasa cepat segar kembali. Menjalankan puasa kewajiban seorang muslim. Meski menahan lapar dan dahaga dari fajar sampai matahari terbenam puasa justru menyehatkan. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad “Shummu wa tashihu”. Artinya, berpuasalah kamu niscaya kamu akan sehat. Beberapa hasil riset pun menyimpulkan dengan berpuasa justru meningkatkan kesehatan fisik dan psikis.

Lelya Hilda dalam Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam menyatakan, ketika seseorang melaksanakan ibadah puasa, terjadi pengurangan jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya kerja beberapa organ tubuh seperti hati, ginjal, dan lambung berkurang. Dengan berpuasa memberikan kesempatan pada metabolisme (pencernaan) untuk istirahat beberapa jam sehingga efektivitas fungsionalnya akan selalu normal.

Pola makan
Berpuasa juga memberikan kesempatan otot jantung untuk memperbaiki vitalitas dan kekuatan sel-selnya. Pada saat berpuasa pengeluaran hormon sistem pencernaan seperti amilase, pankreas, dan insulin dalam jumlah besar. Efeknya kualitas hidup dan kesehatan tubuh orang yang berpuasa pun meningkat. Puasa juga bermanfaat menurunkan kadar gula darah, kolesterol, dan mengendalikan tekanan darah.

Itulah sebabnya, puasa sangat dianjurkan bagi penderita penyakit diabetes mellitus, kolesterol tinggi, kegemukan, dan hipertensi. Puasa merupakan jalan bagi mereka untuk meraih kesehatan. Efek lain berpuasa, meningkatkan daya ingat, mengurangi kematian sel saraf, serta meregenerasi sel-sel saraf yang baru.

Konsumsi ekstrak kulit manggis menjaga stamina selama puasa.
Konsumsi ekstrak kulit manggis menjaga stamina selama puasa.

Untuk menjaga stamina agar tetap terjaga selama menjalani puasa, ahli gizi dari Departemen Gizi, Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Faisal Anwar, M.S., menyarankan untuk menjaga pola makan. Faisal menjelaskan menu makanan untuk sahur maupun berbuka sebenarnya sama, tidak ada perbedaan khusus. “Menu yang baik adalah menu yang seimbang,” kata Anwar.

Artinya, menu makanan ketika sahur atau berbuka itu cukup sesuai kebutuhan, tidak kurang maupun berlebih. Semakin beragam jenis makanan yang dikonsumsi semakin baik. Sebab zat gizi dalam makanan akan saling melengkapi satu dan lainnya sehingga kebutuhan terhadap beragam zat gizi terpenuhi. Dari bermacam menu yang dikonsumsi, Faisal merekomendasikan buah dan sayur sebagai menu wajib.

Sayuran dan buah dapat mengurangi sembelit dan memperlancar buang air besar. Kesehatan tubuh secara keseluruhan juga akan terjaga dengan konsumsi buah dan sayur. Sebab keduanya mengandung komponen bioaktif seperti flavonoid, polifenol, dan karotenoid yang kaya antioksidan. “Antioksidan baik untuk menetralkan radikal bebas yang terbentuk selama berpuasa,” kata Anwar.

Kandungan xanthon dan tanin pada kulit manggis mampu jaga daya tahan tubuh.
Kandungan xanthon dan tanin pada kulit manggis mampu jaga daya tahan tubuh.

Periset alumnus Institut Pertanian Bogor itu juga menyarankan untuk menghindari kopi dan minuman bersoda. Maklum, kedua minuman itu dapat merangsang lambung. Agar tetap prima selama menjalani puasa konsumsi kulit manggis bisa menjadi pilihan. Kulit buah Garcinia mangostana itu ampuh menjaga daya tahan tubuh lantaran memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

Maklum kandungan antioksidan kulit manggis lebih tinggi 66,7 kali dibandingkan dengan wortel dan 8,3 kali dibandingkan dengan jeruk. Untuk mengonsumsinya bisa setelah sahur dan setelah berbuka puasa. Cara menikmatinya bisa dalam bentuk rebusan, serbuk, atau hasil ekstraksi.

Menurut farmakolog dari Institut Teknologi Bandung, Dr. Sukrasno, kandungan senyawa aktif xanthon dan tanin pada kulit manggis bagus untuk menjaga daya tahan tubuh. “Xanthon bersifat antioksidan sehingga menjaga daya tahan tubuh sementara tanin menjaga tetap kenyang saat puasa,” jelasnya. Dengan menjaga pola makan dan mengonsumsi herbal menjalani puasa tetap bugar. (Desi Sayyidati Rahimah)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Menikmati Lezatnya Durian yang Paling Disukai Bung Karno

Trubus.id — Durian memang banyak penggemarnya. Buah yang dikenal sebagai raja buah itu pun konon menjadi salah satu buah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img