Tuesday, August 9, 2022

Cara Lezat Jaga Imun

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Kefir kolostrum (tengah berwarna kekuningan) paling berkhasiat dibandingkan dengan jenis kefir lain. (Dok. Trubus)

Probiotik kefir mengoptimalkan pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Trubus — Jadikanlah makananmu sebagai obat. Ungkapan itu sohor digaungkan oleh bapak kedokteran, Hippokrates. Budi Yulianto menjalankan anjuran itu. Warga Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, itu rutin meminum segelas kefir setiap hari. Frekuensinya minimal sekali sehari.

Kefir memang sohor sebagai pangan fungsional kaya probiotik. Menurut ahli gizi sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Agung Tirtayasa, Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc., pangan probiotik seperti kefir dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Budi dan keluarganya merasakan faedah kefir. Keruan saja mengonsumsinya rutin sudah menjadi gaya hidup.

Budi Yulianto rutin mengonsumsi kefir untuk kebugaran. (Dok. Trubus)

Kefir kolostrum

Kefir minuman fermentasi berbahan dasar susu. Membuatnya bisa menggunakan susu sapi atau kambing. Produsen kefir di Kota Bandung, Didin Muhidin, mengolah kefir berbahan dasar susu sapi, susu kambing, dan kolostrum (berasal dari susu sapi 24 jam pasacamelahirkan). Menurut produsen kefir di Kota Cimahi, Jawa Barat, Teddy Cahya Setyadi, khasiat paling tinggi adalah kefir kolostrum sebab kaya akan imunoglobulin.

Kandungan imunoglobulin pada kolostrum sekitar 80 kali dibandingkan air susu sapi normal. Teddy mengatakan, setelah memfermentasi kolostrum menggunakan bibit kefir, faedah kolostrum berlipat. Faedah itu antara lain membantu regenerasi sel, sehingga dikenal sebagai antipenuaan. Menyempurnakan daya tahan terhadap infeksi bakteri maupun virus, dan mengatur antibodi imunomodulator.

Menambahkan madu pada kefir agar lebih nikmat.

Senyawa lactalbumin pada kefir kolostrum dapat mengeliminasi sel kanker tanpa menganggu sel sehat. Faedah lainnya menyempurnakan pencernaan dan metabolisme, dan menanggulangi insomnia. Menurut Teddy karena harga kolostrum mahal maka muncul kefir berbahan susu sapi dan susu kambing sebagai alternatif lebih ekonomis. Namun, masih kaya faedah karena kandungan probiotik di dalamnya.

Probiotik kefir berfungsi menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam usus sehingga dapat mempengaruhi sistem imun. Kekebalan tubuh manusia atau sistem imun adalah perlindungan atau pertahanan tubuh terhadap infeksi dari makromolekular asing atau serangan patogen, termasuk virus, bakteri, protozoa dan parasit. Menurut Ketua Komunitas Kefir Indonesia (KKI), Ir. Andang Kasriadi, kolostrum sebagai bahan terbaik kefir memang sulit didapat.

Sebagai alternatif, bisa menambahkan sebutir kuning telur pada segelas kefir (150 ml). “Bisa menambahkan 3 sendok makan madu, sirop, atau buah,” kata Andang. Mengonsumsi kefir sehari sekali untuk memperkuat sistem imun sangat memadai. Namun, jika terpapar infeksi bisa mengonsumsi 3—5 kali sehari. Dosis 3—5 kali sehari setara antibiotik. Daya antibiotiknya berlaku untuk bakteri, cendawan, dan virus dengan kelebihan tanpa efek samping.

Peran probiotik

Produsen kefir di Kota Cimahi, Jawa Barat, Teddy Cahya Setyadi.

Menurut Teddy beberapa probiotik pada kefir yang turut mengoptimalkan sistem imun antara lain Lactobacillus plantarum,, dan Torula kefir. L.plantarum adalah penghasil utama asam laktat melekat pada mukosa atau dinding usus. Bakteri itu berkembang dengan baik di mukosa pencernaan dan menjaga permukaan pencernaan dari serangan patogen.

Adapun Saccharomyces dan Torula kefir mengubah kandungan gula pada susu menjadi alkohol dengan kandungan sebanyak 0,5—1%. Alkohol yang dihasilkan dapat menjaga suhu tubuh tetap hangat. Saccharomyces dan Torula dapat melekat pada mukosa saluran pernapasan untuk menghalau serangan patogen. Faedah kefir itu sejalan dengan penelitian Mohammadreza Sharifi dari Isfahan University of Medical Sciences, Iran.

Mohammadreza menunjukkan kefir adalah pangan antikanker. Beberapa senyawa bioaktif kefir seperti polisakarida dan peptida memiliki potensi besar untuk menghambat proliferasi dan induksi apoptosis dalam sel tumor. Menurut Mohammadreza kefir memiliki sifat antiinflamsi dan imunomodulator atau mengoptimalkan kekebalan tubuh. Saat pandemi virus korona, konsumsi kefir membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Probiotik aktif pada kefir dapat menginduksi aktif makrofag (bahasa Yunani: makro besar, phagein makan), sel pada jaringan yang berasal dari sel darah putih. Makrofag menelan dan menghancurkan bakteri.  Peran makrofag merangsang sistem imun optimal memangsa patogen dan sel degeneratif. Faedah lainnya kefir pangan kaya antioksidan. Asupan kefir meningkatkan tingkat glutathione peroksidase dan mengurangi tingkat malondialdehid, yang terlibat dalam kontrol stres oksidatif. (Muhamad Fajar Ramadhan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img