Trubus.id — Mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengolah sukun menjadi kudapan kekinian. Ia adalah Nur Ayunda Rohmah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik UNY.
Yunda mengolah sukun menjadi Cesupa Cake atau keik cendol sukun pandan. Cesupa Cake mempunyai cita rasa yang lezat. Ide menjadikan sukun sebagai bahan dasar olahan itu berawal dari kekagumannya pada sukun.
Menurut Yunda, sukun merupakan bahan pangan lokal dengan sumber energi yang rendah lemak, serta sumber serat dan mineral yang baik. Tiap 100 gram buah sukun mengandung karbohidrat sebesar 28,2 gram.
Jika sudah dalam bentuk tepung, karbohidrat tepung sukun meningkat menjadi 78,9%. Selain itu, sukun mengandung serat pangan sejumlah 16,37% sehingga dapat menambah nilai gizi pada produk makanan.
“Saya olah sukun tersebut lebih dahulu sehingga menjadi tepung,” kata Yunda, dikutip dari laman Universitas Negeri Yogyakarta.
Tepung sukun memiliki tekstur yang mirip dengan terigu sehingga cocok untuk bahan substitusi tepung terigu. Tepung sukun juga mengandung karbohidrat dan serat yang tinggi sehingga dapat menambah nilai gizi produk makanan.
Selain itu, belum banyak penggunaan tepung sukun sebagai olahan makanan sehingga peluang usaha terbuka lebar. Adanya olahan sukun ini diharapkan bisa meningkatkan nilai jual sukun.
Lebih lanjut, Yunda menjelaskan Cesupa Cake merupakan produk keik yang terbuat dari tepung sukun. Keik ini berbentuk slice cake persegi dengan ukuran 5 cm × 5 cm dan tinggi sekitar 6 cm.
“Produk ini terdiri dari dua lapis sponge dari tepung sukun rasa pandan yang dilapisi dengan krim rasa santan gula merah,” kata Yunda.
Pada bagian atas keik, diberi lapisan berupa puding cendol nangka dengan rasa santan yang gurih. Garnish yang digunakan pada produk ini adalah hiasan bertekstur bulat-bulat kecil seperti kulit sukun yang terbuat dari cokelat berwarna hijau.
Hiasan ini mencerminkan bahwa produk Cesupa Cake merupakan substitusi tepung sukun. Produk Cesupa Cake bertekstur lembut dan bercita rasa manis gurih khas cendol. Produk ini memiliki warna seperti cendol, yakni kombinasi warna hijau, putih, dan cokelat.
Cesupa Cake memiliki aroma pandan dan santan yang khas seperti minuman cendol. Produk Cesupa Cake dikemas dengan kemasan mika bertali agar aman dan mudah dibawa.
Alat dan bahan
Bahan yang dibutuhkan adalah tepung sukun, tepung terigu, telur ayam, tepung maizena, gula pasir, margarin, baking powder, susu cair, esens pandan, SP, butter, cooking cream, gula jawa, santan, nangka, cendol, dan daun pandan.
Alat yang diperlukan loyang, oven, mikser, dan pengaduk. Cara membuat keik pandan sukun cukup mudah diikuti. Pertama, kocok telur, gula pasir, dan SP sampai mengembang, berwarna putih, dan berjejak.
Tambahkan margarin yang sudah dilelehkan dan esens pandan, aduk rata kemudian masukkan tepung terigu, tepung sukun, dan tepung maizena, aduk dengan teknik lipat agar adonan dapat tercampur rata.
Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi margarin dan dilapisi dengan kertas roti, lalu panggang dengan suhu 180°C selama 35 menit sampai matang. Jika sudah matang, potong keik dengan ring cutter ukuran 5 cm.
Lapisi keik dengan cream rasa santan dan gula jawa, kemudian tutup dengan lapisan keik yang kedua, lalu tuangkan agar-agar rasa santan dengan cendol dan potongan nangka di dalamnya. Biarkan agar-agar mengeras dan Cesupa Cake siap disajikan.
Untuk membuat cream pandan dan gula merah, campurkan gula jawa dengan santan dan daun pandan, masak hingga gula jawa larut. Dinginkan campuran sampai bersuhu 2°C, lalu campurkan larutan gula jawa dan whipping cream bubuk. Kocok sampai kaku.
Whipping cream santan dan gula jawa siap untuk digunakan. Puding cendol digunakan sebagai topping di Cesupa Cake ini. Cara membuatnya, campurkan agar-agar, gula, dan air. Masak hingga mendidih. Tambahkan potongan nangka dan cendol. Puding cendol siap dituangkan di atas Cesupa Cake.
