Thursday, July 25, 2024

Empat Penyakit Kambing dan Cara Ampuh Mengobatinya

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Salah satu hal penting bagi calon peternak kambing adalah terkait pemahaman mengatasi penyakit pada kambing. Sebab, penanganan yang kurang tepat akan berakibat fatal, seperti kematian. Berikut ini penyakit pada kambing dan cara mudah mengobatinya.

Infeksi cacing

Kambing Anda tak nafsu makan dan tubuhnya mengurus? Hati-hati, itu boleh jadi tanda awal serangan infeksi cacing. Kambing menjadi rentan anemia dan infeksi lain.

Anda bisa mengatasinya dengan biji labu kuning Cucurbita moschata. Biji labu kuning dipercaya mampu mengatasi masalah infeksi cacing pada kambing.

Caranya, haluskan 50 gram biji labu kuning mentah. Lalu berikan kepada kambing dua kali sehari. Pemberian dilakukan dalam kondisi perut kosong. Ulangi pengobatan hingga sepekan. Biji labu kuning bersifat anthelmentik alias sebagai obat cacing.

Kambing terkena skabies

Skabies menyebabkan kambing mengalami kegatalan hebat sehingga terus-menerus menggaruk sampai menyebabkan luka diikuti dengan kerontokan bulu. Jika luka terjadi di sekitar mulut, kambing kesulitan makan sehingga berisiko mati.

Penyakit akibat tungau Sarcoptes scabiei dan Psoroptes ovis itu sangat cepat menular dengan risiko kematian hingga 67 persen. Anda bisa menggunakan ekstrak daun gamal untuk menumpas skabies.

Caranya, cincang halus 100 gram daun gamal, kemudian rebus dalam 200 ml minyak sawit selama 2 jam dan saring. Oleskan ramuan itu pada luka sebanyak dua kali dengan selang waktu 1 minggu.

Kembung pada kambing

Udara dingin menjadi momok peternak karena dapat membuat kambing masuk angin. Akibat kembung, kambing tidak mau makan sehingga dapat membuatnya mati lemas.

Cara mengatasi kambing kembung bisa dengan memberikan air kelapa sebanyak 50 ml. Air kelapa diberikan 2 kali sehari sampai kambing buang angin. Setelah itu, dijamin nafsu makan kambing pulih seperti sediakala.

Cegah lecet puting

Puting susu kambing kerap lecet saat diperah. Jika bakteri Staphylococcus aureus menclok, timbul peradangan atau mastitis. Akibatnya, ambing bengkak dan air susu keluar bercampur nanah atau darah.

Supaya tidak lecet, peternak bisa mengoleskan minyak goreng atau mentega sebelum susu diperah. Sehabis diperah, usaplah ujung puting dengan kapas yang ditetesi alkohol 70 persen untuk mencegah infeksi bakteri.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kelapa Genjah Merah Bali, Eksotis dan Produktif

Trubus.id—Kelapa genjah merah bali merupakan kelapa baru yang eksotis dan produktif. Secara umum berbunga pada umur 2—2,5 tahun dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img