Trubus.id—Bisnis perdagingan menjadi penting menjelang Lebaran. Dalam 40 tahun harga daging sapi melonjak 75 kali. Bagaimana nasib daging-daging yang lain? Bukankah selain daging sapi, ada daging kerbau, kambing, domba, babi, ayam, bebek, angsa, bahkan burung puyuh?
Terbukti tidak semua orang suka “daging merah” itu! Menurut catatan, dalam 20 tahun konsumsi
kapita daging lembu justru turun. Pada 2002 ketika penduduk Indonesia 217 juta jiwa, tercatat konsumsi nasional mencapai 113.200 ton. Artinya konsumsi perkapita 0.52 kg dalam setahun.
Uniknya, pada 2021 rumah tangga Indonesia hanya memerlukan 117.300 ton. Berarti, meskipun penduduk naik, konsumsi perkapita menjadi 0,43 kg atau turun 17,5 persen. Pertanyaan kita apakah masyarakat cenderung menjadi vegetarian atau ada substitusi daging lain sebagai pengganti?
Budayawan, kolumnis Trubus sejak 2001 Eka Budianta menuturkan ia cenderung memilih jawaban bahwa keragaman daging untuk masyarakat kita telah bertambah. Selain itu, konsumsi berbagai jenis ikan juga meningkat. Contoh konkret, inovasi budidaya ikan kerapu yang diliput Trubus pada Mei 2023.
Eka Budianta mengisahkan sang kawan, Alexander Wonomurti yang bercita-cita terjun ke bisnis perdagingan. Dengan kandang 10 m x 30 m ia memelihara 57 ekor domba. “Kapasitas sebenarnya bisa menampung sekitar 100-120 ekor,” katanya. Namun, dia tidak mau cepat-cepat. Dia lebih suka menunggu kelahiran dari belasan betina yang dirawatnya.
Alexander Wonomurti pernah mulai dengan 12.000 ekor ikan lele. Ternyata saat panen merasa kurang beruntung. Sekarang lebih suka investasi waktu, menunggu saat yang tepat untuk menjualnya.
Terutama di saat idul Qurban, itu pun baru laku 4 ekor, tapi puas karena harganya bagus. “Setiap domba lokal bobotnya berkisar 23—27 kg dengan harga Rp100.000 per kilogram,” kata Alex.
“Sekadar mengurangi jumlah yang jantan,” tambahnya.
Alex mengatakan bahwa investasi, kesabaran, dan keberuntungan harus terus diperjuangkan. Perlu waktu. Produk rutin yang dihasilkan adalah kotoran untuk pupuk dan sesekali bulu domba garut peliharaannya. Pejantan andalannya, seekor domba garut berbobot sekitar 80 kg.
Sumber protein hewani lain yang dianjurkan Kementerian Pertanian adalah budidaya kelinci. Sayangnya, sebagai alternatif penyedia daging, kelinci belum diterima oleh sebagian masyarakat. Para peternak pun lebih suka mengembangkan kelinci hias daripada kelinci pedaging.
