Monday, May 20, 2024

Langkah  Lengkap Grafting Tanaman Pala untuk Tingkatkan Produksi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Berkebun pala dengan hasil grafting bibit unggul dapat meningkatkan panen pala hingga lima kali lipat. Peneliti ahli utama di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ir. Agus Ruhnayat, mengatakan proses penyambungan relatif mudah berikut cara grafting pala:

Satukan Dua Batang Pala

  1. Entres harus berasal dari pohon induk betina dan jantan yang unggul. Beragam varietas pala unggul dari kelompok Myristica fragrans yakni ternate 1, tobelo 1, tidore 1, dan patani. Dari kelompok Myristica argentea yaitu jenis fakfak.
  2. Ambil 8 entres dari induk betina dan 1 entres dari induk jantan. Entres yang baik berdaun tua. Batangnya agak cokelat tanda mulai mengayu.
  3. Ambil entres sepanjang 15—20 cm. Setelah dipotong, buang semua daun dan sisakan dua daun paling atas. Lalu potong setengah daun untuk menghindari penguapan yang berlebihan. Kemudian masukkan entres ke dalam air agar kesegarannya tahan 2—3 hari.
  4. Pilih bibit berusia 1—4 bulan sebagai bahan batang bawah. Teknik yang digunakan dengan metode epicotyl grafting atau penyambungan di atas biji. Pengikat bisa dari plastik, penjepit plastik, atau klip grafting ukuran 3 mm. Pilih klip grafting yang berdiameter sesuai diameter batang yaitu sekitar 3 mm.
  5. Pastikan diameter entres dan batang bawah sama agar kambium saling menempel satu sama lain di kedua sisi. Potong batang bawah pada ketinggian 3—5 cm dari permukaan tanah dengan silet tajam agar tak merusak kambium.
  6. Setelah dipotong, belah batang bawah itu persis di tengah sedalam 1 cm. Runcingkan entres menyerupai huruf V sepanjang 1 cm.
  7. Masukkan entres ke dalam bagian tengah batang bawah. Setelah disambung, siram bibit agar media tanam tetap lembap.
  8. Setelah disungkup, bibit tidak disiram lagi selama sebulan. Setelah disiram, sungkup bibit dengan plastik berdiameter lebih besar daripada polibag batang bawah. Misal polibag batang bawah berukuran 12 cm x 20 cm, maka pilih plastik sungkup berukuran 14 cm x 35 cm.
  9. Semprot dengan air bagian dalam plastik agar kelembaban terjaga. Jangan lupa tulis tanggal atau waktu di plastik waktu penyambungan dilakukan. Tulis juga asal entres diambil dari pohon yang mana dan terakhir beri tanda pada benih sambung yang jantan.
  10. Setelah disungkup, ikat plastik di bagian bawah polybag dengan tali raffia agar tidak ada udara yang  masuk maupun keluar.
  11. Setelah disungkup, simpan bibit di tempat teduh beralaskan tanah. Simpan di tempat dengan intensitas sinar matahari 30—50%. Usahakan juga jangan terkena hujan secara langsung.
  12. Amati bibit setiap pekan. Jika ada tunas yang tumbuh dari bagian batang bawah segera potong dan buang. Kalau dibiarkan tunas itu menghambat pertumbuhan tunas batang atas. Setelah dipotong, sungkup kembali benih dengan kantong plastik.
  13. Setelah 3 pekan pascapenyambungan, jika daun masih utuh dan hijau menunjukkan penyambungan berhasil.
  14. Buka sungkup kantong plastik setelah tunas tidur pada batang atas tumbuh menjadi sepasang daun. Biasanya 2—3 bulan pascapenyambungan. Setelah dibuka, simpan di tempat teduh dan lembap sebelum ditanam di lahan.
  15. Tali penjepit atau plastik pada sambungan bisa dibuka setelah benih berumur 4 bulan pascapenyambungan. Pelihara benih di tempat teduh hingga usia 12 bulan pascapenyambungan. Benih pun siap ditanam di lahan. Tingkat keberhasilan teknik itu 90—95%.
- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Harga Hingga Rp25 Juta, Kambing Hias Pigmi Incaran Pehobi

Trubus.id—Para pehobi menggemari kambing pigmi yang lucu sebagai kambing hias. Menurut pemilik Pet Icon Jogja di Kabupaten Sleman, Provinsi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img