Friday, December 2, 2022

Lidah Jin : Kecil Itu Indah

Rekomendasi

Kreasi Gembong mencetak sansevieria kerdil luar biasa. ‘Sangat inovatif. Lidah mertua besar jadi bersosok mini. Ini bakal jadi tren baru di dunia sansevieria,’ kata Sarjianto, pemain asal Yogyakarta. Lidah naga-julukan di Cina-berukuran mini itu dijadikan hiasan di meja tamu.

Di kediamannya di Batu, Malang, Trubus menyaksikan 20-25 pot sansevieria mini dipajang di atas rak kayu bertingkat di halaman rumah Gembong. Sebut saja masoniana congo alias giant dan aethiopica. Daun giant yang lazimnya 30-70 cm hanya 10-15 cm. Pun aethiopica yang biasanya 20-25 cm hanya 5 cm. Mereka tumbuh di pot berukuran 8-15 cm.

Minimkan hara

Menurut Gembong, lidah naga dikerdilkan dengan cara menanam di pot bermedia minim hara. Komposisi berupa pasir malang, sekam mentah, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1. Bisa juga sekam bakar murni 100%. Lazimnya, media sansevieria ditambah pupuk kandang 1 bagian sebagai pemasok nutrisi.

‘Jumlah hara di media tanpa pupuk kandang sangat terbatas. Tanaman bakal tumbuh kerdil. Apalagi ukuran pot kecil sehingga ruang gerak terbatas,’ kata Gembong. Agar tak mati kekurangan nutrisi, seminggu sekali pupuk organik cair dan B1 disemprotkan selang-seling. Dosis hanya ? dari dosis anjuran.

Gembong membagi ‘bonsai’ sansevieria menjadi 2: mini tanpa rimpang dan mini dengan rimpang. Yang disebut pertama berasal dari anakan sansevieria yang daunnya belum keluar. Sedang yang terakhir berbahan baku tanaman tua dengan rimpang cantik. Mereka dikerdilkan dengan memangkas semua daun tua. Yang tersisa hanyalah tunas paling muda berdaun 1-2.

Menurut Gembong, sifat kerdil tanaman bakal stabil bila perawatan telah berlangsung selama 1 tahun. Contohnya sansevieria bantel yang diminikan selama setahun hanya berukuran 15-20 cm. Daun si mini yang muncul dapat dipercantik dengan mengatur penyinaran. Caranya, setiap seminggu tanaman diputar ? putaran alias 900. Pertumbuhan daun cenderung memutar-berbentuk spiral-karena mengikuti arah sinar matahari. Lidah jin liliput pun kian cantik, seperti ungkapan yang kerap terdengar. ‘Kecil itu indah.’ (Destika Cahyana)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tips Mengatur Pola Pakan Tepat untuk Kuda

Trubus.id — Berbeda dengan sapi, kuda termasuk hewan herbivora yang hanya mempunyai satu lambung (monogastrik) sehingga kuda sangat membutuhkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img