Friday, December 2, 2022

Pijahkan Gabus

Rekomendasi

Simalungun, Sumatera Utara

1. Ikan gabus Channa sp dapat dibudidayakan dengan pemijahan alami.

2. Sebelum memijahkan ikan gabus perlu dipersiapkan induk matang telur atau telah berumur 2 tahun dengan bobot minimal 1 kg. Induk kemudian ditebar di kolam dengan perbandingan jantan dan betina 1: 2 ekor setiap luas 1—3 m2. Betina matang telur bercirikan perut membuncit dan kloaka berwarna merah; pada jantan kloaka mengeluarkan cairan putih bening saat perutnya diurut.

Kolam gabus sebaiknya disemen atau diberi jaring di sekelilingnya untuk menghindari snakehead itu ‘loncat’ ke luar kolam. Kedalaman air cukup 60—100 cm dengan tinggi pematang sekeliling kolam sekitar 70 cm. Tutup sepertiga permukaan kolam dengan tanaman air seperti eceng gondok Eichornia crassipes sebagai tempat perlindungan telur nantinya. Selama induk-induk itu dipelihara, berilah pakan burayak nila Oreochromis niloticus atau ikan kecil lain berbobot maksimal 30 gram/ekor. Umumnya 3 hari setelah disatukan, akan terjadi pemijahan. Telur-telur gabus akan dijumpai bergerombol di sekitar tanaman air. Telur itu menetas menjadi larva setelah 48 jam. Pindahkan larva ke kolam khusus untuk menghindari kanibalisme. Larva umur 3 hari bisa diberi pakan kuning telur rebus yang dihancurkan atau pakan alami seperti rotifera dan copepoda.

Larva berumur 10 hari yang sudah bisa menyantap pakan cacing sutera dipindahkan ke kolam yang lebih besar dengan padat tebar 1.500 ekor/m2.

3. Lokasi terdekat, silakan hubungi Balai Budidaya Air Tawar Sungai Gelam, Jl. Sungai Gelam, Kumpeulu Muaro, Jambi 363361.***

Pepen Effendi

Tri Susanti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Alasan UGM Mendorong Konversi LPG ke Kompor Listrik

Trubus.id — Ketergantungan penggunaan kompor gas LPG terus meningkat. Itu yang menjadi salah satu alasan Pusat Studi Energi (PSE)...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img