Friday, December 9, 2022

Resep Dokter Lawan Korona

Rekomendasi

Resep dari tiga dokter untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tubuh mampu melawan virus korona.

Konsumsi herbal baik dalam membantu tingkatkan sistem imun.

Trubus — Hingga 19 Maret 2020 di Daerah Khusus Ibukota Jakarta tercatat 210 total kasus positif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. Hanya berselang 18 hari sejak Presiden Republik Indonesia menyatakan kasus pertama yang positif terinfeksi virus korona di Indonesia peningkatan kejadian infeksi terbilang cepat. Menurut dokter di Yogyakarta, dr. Sidi Aritjahja, upaya penanggulangan infeksi Covid-19 dengan menjaga daya tahan tubuh.

Kayu secang Caesalpinia sappan dapat menjadi salah satu pilihan herba.

Dokter alumnus Universitas Gadjah Mada itu menyarankan masyarakat mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Riset kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor merekomendasikan jambu biji Psidium guajava yang mengandung senyawa yang diperkirakan dapat menangkal Covid-19 bereplikasi di dalam tubuh manusia.

Tanah liat

Buah jambu biji mengandung senyawa hesperidine yang dapat bereaksi dengan spike protein atau mahkota yang berfungsi untuk menempel pada reseptor inang yakni tubuh manusia. Artinya, bila protein itu dirusak, virus tidak akan menempel dan manusia tidak akan terinfeksi. Tidak ada yang salah bila kita mengonsumsi multivitamin. Lebih baik bila masyarakat juga konsumsi racikan herba buatan sendiri karena khasiatnya teruji.

Pemanis alami seperti madu dapat ditambahkan untuk memberi cita rasa pada ramuan herbal yang akan dikonsumsi.

Menurut Sidi herba memiliki kemampuan sebagai imunomodulator. Artinya dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh. Dokter di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, dr. Danang Ardiyanto mensyaratkan pengolahan ramuan herba dengan alat yang terbuat dari tanah liat, porselen, besi nirkarat, atau enamel. Menurut Sidi konsumsi herba jangan berlebihan, cukup dua kali sepekan karena aktivitas herba mampu mempertahankan daya tahan tubuh untuk 2—3 kali 24 jam.

“Jika berlebihan khawatir mengakibatkan efek samping yang kurang baik pada organ lain salah satunya ginjal,” kata Sidi. Dokter Vivi Kurniati Tjahjadi sepakat menjaga daya tahan tubuh adalah yang utama untuk mencegah serangan korona.

Menurut dokter alumnus Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Jawa Barat itu, kondisi tubuh setiap hari berbeda. Oleh karena itu, kita harus cermat merasakan apa yang dibutuhkan tubuh. “Awal mula sistem imun yang kuat adalah pencernaan yang sehat. Bila pencernaan sehat, banyak manfaat yang dirasakan,” kata Vivi. Berikut resep dari tiga dokter untuk mencegah korona. (Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Mentan Ingin Produk Hortikultura Segera Tembus Pasar Mancanegara

Trubus.id — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginginkan produk hortikultura, seperti buah dan sayur bisa tembus pasar mancanegara. Mengingat,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img