Wednesday, June 10, 2026

Pakan untuk Sepasang Indukan Murai Batu

Rekomendasi

Trubus.id— Pemberian pakan yang tepat untuk indukan murai menjadi hal penting untuk diperhatikan. Tujuannya, agar murai sukses bertelur dan menetaskan telurnya. Pilih kroto alias telur semut rangrang sebagai pakan utama pasangan induk murai batu.

Letakkan 1 genggam kroto pada pagi, siang, dan sore. Pemberian boleh saja tidak berpatokan pada waktu itu, melainkan kroto selalu tersedia di tempat pakan. Berikan 10 jangkrik pada pagi hari dan 10 jangkrik pada sore hari sebagai menu tambahan.

Hindarkan pemberian pakan buatan agar stamina burung lebih kuat dan alami. Persoalannya, di kota besar kroto segar sulit didapat saat musim hujan. Penangkar murai batu dapat mengatasinya dengan menyimpan telur semut itu di freezer.

Jangan langsung meletakkan kroto beku di tempat pakan. Angin-anginkan sejenak agar temperatur kroto sesuai dengan suhu sekitar. Seperti naluri murai batu di alam, keesokan harinya pasangan itu sudah membuat sarang untuk tempat bertelur. Bila sabut yang tersedia telah halus, tak sampai 5 hari sarang sudah jadi.

Pada hari ke-7 setelah kawin murai betina bertelur. Umumnya 3—4 butir. Selama 14 hari betina akan mengerami telur itu sampai menetas menjadi piyik. Piyik dijaga oleh pasangan murai batu itu sampai lepas sarang, 14 hari. Itulah masa paling kritis.

Naluri menjaga jantan lebih kuat dibanding betina. Jangan sekali-kali orang tak dikenal mendekati pasangan murai batu yang sedang menjaga piyik. Pasalnya, jantan akan gelisah dan marah. Ia akan mematuk anaknya sampai mati bila melihat orang tak dikenal.


Artikel Terbaru

Workshop Ikebana di Jakarta Hadirkan Prof. Verdy Leung dari Ikenobo Kyoto

Ikebana Ikenobo Indonesia (i3) bersama Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) menghadirkan workshop ikebana di Jakarta dengan menghadirkan Special Entrusted...

More Articles Like This