Thursday, August 18, 2022

Dua Aren Istimewa

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Dua aren unggul toumuung dan parasi pilihan baru pekebun.

Parasi aren baru berpotensi mendongkrak produksi gula palma.
Parasi aren baru berpotensi mendongkrak produksi gula palma.

Lazimnya pekebun hanya memanen 15—20 l nira aren per mayang per hari. Namun pekebun di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, menuai 25—30 l nira aren per mayang setiap hari. Waktu sadap Arenga pinnata di Tomohon juga lebih lama yakni 4 bulan. Sementara di tempat lain hanya berlangsung 2 bulan. Selain itu aren yang tumbuh di kota berjarak 23 kilometer dari Manado itu memiliki 9 mayang.

Jumlah itu lebih banyak dibanding aren lain yang terdiri atas 6—7 mayang. Semua kelebihan itu menjadikan aren asal Tomohon itu sebagai varietas unggul nasional. Pada 2014 Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) dan Pemerintah Kota Tomohon melepas aren itu dengan nama akel toumuung. Pelepasan varietas tersebut dikukuhkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 1059/Kpts/SR.120/10/2014.

Gula aren
Akel toumuung hasil eksplorasi Balit Palma pada 2005. Eksplorasi merupakan kegiatan pencarian bahan-bahan genetik tanaman berupa genotip, kultivar, dan klon tanaman dari alam. Tujuan eksplorasi antara lain memperkaya keragaman genetik koleksi plasma nutfah. Harapannya gen-gen pada tanaman bermanfaat dalam perbaikan genetik kultivar suatu tanaman seperti aren.

Bibit aren akel tomuung sudah tersebar hingga Sintang, Kalimantan Barat.
Bibit aren akel tomuung sudah tersebar hingga Sintang, Kalimantan Barat.

Aren salah satu jenis palma yang penyebarannya sangat luas di Indonesia. Pada 2011 luas kebun aren diperkirakan 65.406 ha dengan jumlah tanaman yang berproduksi 42.008 ha. Oleh karena itu dapat dipastikan keragaman genetik aren tinggi. Data rinci mengenai potensi dan sebaran aren masih sulit diperoleh. Sentra aren di tanahair antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tomohon salah satu sentra aren di Sulawesi Utara. Eksplorasi akel toumuung dilakukan di tiga desa yaitu Taratara, Kayawu, dan Pinaras karena populasi aren terbesar. Pertimbangan lain di ketiga desa itu banyak petani pengolah gula aren. Bagian aren yang paling bernilai ekonomi adalah nira.

Mayoritas petani di banyak daerah sentra aren bergantung pada nira. Nira aren bahan baku pembuatan gula karena mengandung komponen gula berupa sukrosa. Saat ini karena alasan kesehatan, banyak orang yang beralih mengonsumsi gula aren atau gula kelapa. Apalagi kebutuhan gula nasional diprediksi terus meningkat dari tahun ke tahun.

Benih unggul
Permintaan gula aren yang terus meningkat dipicu oleh bertambahnya penduduk, meningkatnya pendapatan, dan berkembangnya industri yang menggunakan gula sebagai bahan baku utama. Jadi, aren menjadi salah satu komoditas pertanian yang menjanjikan untuk dikembangkan sebagai sumber bahan baku gula nontebu di Indonesia. Sayangnya, areal penanaman aren yang begitu luas belum diimbangi dengan penerapan teknologi budidaya yang baik.

Aren akel toumuung produksi nira mencapai 25—30 liter per hari.
Aren akel toumuung produksi nira mencapai 25—30 liter per hari.

Salah satu hal penting yang patut dilakukan pada budidaya aren adalah penggunaan benih unggul yang berasal dari pohon induk yang produksi niranya tinggi seperti akel toumuung.

Balit Palma menyeleksi 33 pohon induk akel toumuung berdasarkan karakter produksi nira. Setiap pohon akel toumuung mempunyai rata-rata delapan mayang betina yang menghasilkan 3.000 buah. Setiap buah berisi tiga biji aren sehingga dalam satu mayang terdapat 9.000 biji. Potensi biji aren menjadi benih sekitar 80%. Artinya satu mayang betina akel toumuung memproduksi 7.200 benih.

Total jenderal dalam satu pohon akel toumuung diperoleh 28.800 benih. Pekebun menanam 200 aren per ha. Jadi benih dari satu pohon akel toumuung dapat digunakan untuk mengembangkan aren di lahan 144 ha. Akel toumuung berpeluang dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia.

Syaratnya kondisi agroklimat lokasi penanaman hampir sama dengan Tomohon. Lokasi penelitian akel toumuung berketinggian 500—800 meter di atas permukaan laut (m dpl). Tanah liat berpasir dan masam serta bercurah hujan rata-rata lebih dari 3.000 mm per tahun.

Dengan begitu akel toumuung tumbuh baik dan berproduksi optimal seperti di daerah asalnya. Balit Palma dan pekebun di Tomohon menyediakan benih akel toumuung.

Pekebun aren di Tomohon, Philep Lambertus Loho, menjual bibit akel toumuung sejak awal 2015. Philep menuturkan pada 2015 terjual 40 kg biji. Setiap kg berisi 200 biji. Selain Tomohon, daerah lain yang membeli akel toumuung yaitu Sintang, Kalimantan Barat. Selain akel toumuung, Balit Palma tengah meneliti aren parasi. Aren asal Kabupaten Lebak, Povinsi Banten, itu hasil eksplorasi pada November 2014.

Bibit aren akel toumuung berumur 3 bulan.
Bibit aren akel toumuung berumur 3 bulan.

Saat itu tim mengidentifikasi lima pohon parasi yang berpotensi memproduksi banyak nira. Rencananya benih dari pohon terseleksi itu akan digunakan untuk membangun kebun induk sebagai sumber benih aren unggul lokal. Aren parasi berpotensi sebagai varietas unggul. Sebab parasi berbatang kecil dan relatif pendek. Tinggi tanaman rata-rata 7 m. Bandingkan dengan tinggi akel toumuung yang mencapai 14 m.

Sosok tanaman itu menguntungkan pekebun karena memudahkan penyadapan nira. Produksi nira sekitar 13,8 l per hari dengan masa sadap berkisar 2—4 bulan. Produksi nira itu berada di antara aren genjah dan aren dalam akel toumuung. Aren genjah kultim memproduksi 12 l nira per mayang setiap hari, sedangkan produktivitas akel toumuung 25 liter nira per mayang setiap hari.

Kadar sukrosa nira parasi rata-rata 14,15%. Apabila memenuhi syarat parasi dapat diusulkan untuk dilepas sebagai varietas unggul pada 2017. Balit Palma juga tengah mengembangkan aren yang bersosok pendek dan berproduktivitas tinggi. Varietas-varietas baru itu memiliki keunggulan yang layak menjadi pilihan para pekebun. (Ir Elsje Tieneke Tenda MS, peneliti aren di Balai Penelitian Tanaman Palma)

Previous articlePasar Incar Gula Aren
Next articleAren si Emas Hijau
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img