Sunday, June 23, 2024

Hanjeli Sumber Pangan Bergizi Berpotensi Antikanker

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Hanjeli (sebutan jali di Jawa Barat) memang tidak populer sebagai herbal, kecuali merupakan tanaman pangan seperti padi. Masyarakat awam bahkan lebih mengenal biji jali sebagai bahan manik-manik dan tasbih.

Padahal hanjeli penuh gizi.  Jali termasuk salah satu tanaman serelia sumber karbohidrat. Unsur gizi jali antara lain kalsium, fosfor, besi, protein dan vitamin B. Protein, zat besi, dan kalsium, paling banyak terkandung di jail.

Menurut Grubben dan Partohardjono protein jali mencapai 14,1%. Bandingkan dengan sumber karbohidrat lain seperti beras (8,8%) atau jagung (10,5%). Begitu juga kadar kalsium jali yang mencapai 54 mg lebih tinggi daripada beras, jagung atau sorgum.

Herbalis di Kota Tangerang Selatan, Lukas Tersono Adi, mengatakan jali juga baik dikonsumsi sebagai makanan utama sebagai pendamping herbal untuk penderita kanker. Riset sahih juga membuktikan bahwa kerabat sorgum itu juga berpotensi sebagai antikanker.

Penelitian WC Hung dan kawan-kawan yang tertuang dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry pada 2003 memperlihatkan ekstrak metanol biji jali mengurangi perkembangan sel kanker pada tikus percobaan dengan menghambat produksi enzim COX-2 melalui mekanisme tumorigenesis atau perlindungan melawan perkembangan tumor.

Ahli pengobatan china, Prof. Dr. (HC) Muhammad Yusuf, berpendapat serupa. Yusuf mengatakan bahwa jali dipakai sebagai penganan pendukung bagi pasien penderita kanker atau penyakit lain yang berefek sulit buang air besar dan buang air kecil.

“Itu karena jali banyak mengandung serat. Kalau tidak ada keluhan itu, pasien tidak diberi resep jali,” kata Yusuf.

Sinse yang mengembangkan pengobatan ala Tiongkok itu meresepkan 30 g jali kupas sebagai bahan bubur untuk sekali konsumsi. Konsumsi bubur jali 2—3 kali sehari supaya lancar buang air besar dan kecil.

Berbagai literatur tentang kesehatan di Tiongkok berkesimpulan bahwa jali dapat menyembuhkan berbagai penyakit berkaitan dengan pencernaan. Literatur-literatur itu di antaranya adalah Medicinal Herb karya Chan Minyi yang terbit pada 1986, dan Chinese Medicated Diet (Zhang Wengao, 1988).

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kura-kura Hibrida Unik Bikin Harga Melejit

Trubus.id—Kura-kura hibrida redcata milik William Albert amat seronok, meski terlihat dari jauh. Warnanya yang terakota terang dan berpadu garis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img