Manfaat Durian untuk Kesehatan: Fakta Ilmiah yang Jarang Dibahas

Rekomendasi
- Advertisement -

Durian sering disebut sebagai raja buah karena aromanya yang khas dan teksturnya yang lembut. Namun di balik karakter kuat itu tersimpan berbagai manfaat kesehatan yang jarang dibahas secara mendalam. Salah satu komponen unik durian adalah kandungan antioksidannya. Terutama sulfur dan polifenol yang berperan menetralisir radikal bebas penyebab kerusakan sel.

Dalam kajian biokimia yang dijelaskan oleh Mathew dalam Food Chemistry and Nutritional Biochemistry, disebutkan bahwa senyawa sulfur organik pada buah-buahan tropis meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen tubuh. Durian termasuk buah yang kaya senyawa ini. Dengan begitu durian memberikan perlindungan terhadap stres oksidatif yang menjadi akar berbagai penyakit degeneratif.

Durian juga kaya serat pangan yang sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan. Menurut Wardlaw dalam buku Contemporary Nutrition,serat memiliki peran penting dalam menjaga pergerakan usus, menyeimbangkan mikrobiota, dan membantu menurunkan risiko konstipasi. Kandungan serat durian yang mencapai 3—4 gram per 100 gram membuatnya tergolong sebagai buah berserat sedang. Artinya durian cocok dikonsumsi untuk membantu menjaga kesehatan saluran cerna. Selain memperlancar pencernaan, serat juga membantu menstabilkan kadar gula darah karena memperlambat penyerapan glukosa di usus.

Dari sisi energi, durian termasuk buah berkalori tinggi sehingga dapat menjadi sumber tenaga cepat. Dalam studi gizi buah tropis oleh Lim dalam Edible Medicinal and Non-Medicinal Plants, terungkap bahwa durian mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diubah tubuh menjadi energi.

Kandungan karbohidrat bermanfaat bagi individu yang membutuhkan pasokan tenaga ekstra. Misal pekerja fisik intensif atau orang yang sedang dalam masa pemulihan. Meski tinggi energi, durian tetap membawa mikronutrien lain seperti vitamin B kompleks yang mendukung metabolisme tubuh.

Tak hanya itu, beberapa penelitian juga membahas potensi durian dalam mendukung kesehatan kardiovaskular. Studi oleh Arancibia dalam jurnal Nutrients and Tropical Fruit Metabolism  menunjukkan bahwa durian memiliki efek vasodilatasi ringan karena kandungan kalium dan antioksidannya.

Efek ini berkontribusi pada penurunan ketegangan dinding pembuluh darah sehingga membantu menjaga tekanan darah dalam batas normal. Dengan demikian, konsumsi durian dalam porsi yang wajar tidak hanya aman, tetapi justru memberikan manfaat yang sering kali tidak disadari. (Naya Maura Denisa)

https://trubus.id/wp-content/uploads/2026/08/spanduk-roll-banner-website.jpg.jpeg
Artikel Terbaru

Ekspor Florikultura Indonesia Tembus Rp3,51 Triliun, Kirim 59,6 Juta Komoditas

Trubus.id — Tanaman hias dan komoditas florikultura Indonesia semakin mendapat tempat di pasar internasional. Badan Karantina Indonesia (Barantin) mencatat...

More Articles Like This