Wednesday, September 28, 2022

Peluang Besar Produk Olahan Sarang Walet

Rekomendasi

Trubus.id — Para pemilik gedung walet diminta mengelola hilirisasi bisnis walet. Selama ini, mayoritas pelaku bisnis walet hanya fokus pada sisi hulu. Padahal, ada potensi besar untuk menggarap sisi hilir bisnis walet, seperti produk olahan sarang walet.

Menurut Dr. Boedi Mranata, Ketua Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Indonesia (PPSBI), makin banyak pembudidaya walet berisiko pada penurunan produksi sarang walet. Beberapa sentra seperti Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan mengindikasikan penurunan.

Perlu pembatasan jumlah gedung berkaitan ketersediaan jumlah pakan alami agar budidaya di suatu daerah lebih langgeng. Populasi gedung terlalu banyak justru malah dapat menurunkan produksi di satu sentra. Jika populasi walet berlebih, hasil panen sarang cenderung menurun hingga stagnan pada kondisi terendah.

Oleh karena itu, sektor hilir-lah yang masih sangat potensial untuk digarap. Menurutnya, di Indonesia, produsen yang mengolah sarang burung menjadi sebuah produk masih terbatas.

“Di Indonesia bahan baku melimpah, menjadi kelebihan tersendiri sebagai negara produsen sarang walet,” kata Boedi.

Apalagi, bahan baku tidak perlu dari sarang burung bersosok bagus. Harga sarang burung patahan lebih ekonomis dan memudahkan pengolahan.

Boedi mengatakan banyak produk turunan potensial yang bisa digarap, mulai dari pil, kosmetik, hingga pangan sehat. Dalam hal ini kreativitas generasi milenial amat dibutuhkan dalam industri hilir sarang burung walet. Alasannya, industri sarang burung walet di Indonesia bisa tertinggal jika sekadar memproduksi bahan mentah.

Menurut drh. Iswan Haryanto, Kepala Badan Karantina Pertanian Padang yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Karantina Produk Hewan, mengolah sarang walet menjadi produk berupa kosmetik atau produk pangan siap konsumsi dan mengekspornya, merupakan salah satu strategi lain meningkatkan devisa.

Iswan mendorong Badan Karantina Pertanian harus terus memfasilitasi agar ekspor sarang burung walet ke mancanegara tetap langgeng.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Radio Kayu dan Sepeda Bambu Kreasi Alumni ITB

Trubus.id — Singgih Susilo, alumni Desain Produk Institut Teknologi Bandung (ITB 86) membuat kreasi unik berbahan dasar kayu dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img