Saturday, January 17, 2026

Gambir Mengisi Pasar Ekspor, Catat Ragam Produk Turunannya

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Gambir merupakan salah satu komoditas ekspor. Secara umum pembuatan produk olahan gambir meliputi perebusan daun, pengempaan, penirisan, pencetakan, dan penjemuran.

Produk olahan gambir antara lain berbentuk seperti tutup botol (bootch) dan lumpang. Kriteria gambir ekspor antara lain kadar katekin sekitar 50%, kadar abu kurang dari 1%, dan kelembapan kurang dari 5%.

Mayoritas produk gambir untuk pasar ekspor berupa bootch karena berharga lebih rendah daripada lumpang. Ekspor produk olahan gambir itu misalnya ke India dan beberapa negara lainnya.

Baca juga Geliat Ekspor Gambir, Indonesia Kuasai 80 Persen Pasar Dunia – Trubus.

Pemanfaatan gambir di India antara lain untuk menyirih dan pewarna tekstil. Sebetulnya pemanfaatan gambir luas.

Guru besar emeritus dari Fakultas Farmasi, Universitas Andalas, Prof. Dr. Amri Bakhtiar, M.S., DESS., mengatakan, harus ada diversifikasi produk agar gambir memiliki nilai tambah.

“Gambir bisa untuk obat, kosmetik, makanan, minuman, industri kimia, agroindustri, dan cendera mata,” kata Amri saat menjadi narasumber Agriculture Forum Seri III “Gambir. Dari Hulu ke Hilir”.

Industri obat dan kosmetik memerlukan gambir berkadar katekin 90%. Menurut Amri gambir digunakan sebagai antidiare secara tradisional. Gambir juga berfaedah untuk mengatasi tukak lambung dan hepatoprotektor.

Di bidang kosmetik produk tanaman kerabat mengkudu itu berperan membikin kulit awet muda, mengobati jerawat, dan anti ketombe. Gambir juga berfungsi sebagai pengawet kayu dan antikorosi. “Gambir juga bisa untuk cendera mata seperti bunga gambir dalam resin,” kata Amri.

Peneliti gambir dari Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Padang, Kementerian Perindustrian, Dr. Gustri Yeni, M.P., mengatakan, petani harus mau berinovasi dalam produksinya dengan memperhatikan segmen pasar. Kalau ingin mengejar gambir berkatekin tinggi, gunakan daun muda. Untuk bertanin tinggi gunakan daun tua.

“Tantangan. bisnis gambir sejauh ini masih ekspor, sedangkan pasar lokal masih belum tergarap maksimal. Gambir berkatekin tinggi untuk pasar farmasi dan kosmetik. Kalau gambir bertanin tinggi untuk pasar tekstil dan penyamak kulit,” kata Gustri Yeni.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img