Thursday, February 9, 2023

Mangga Gedong Gincu dan Arumanis Berpotensi Masuk Pasar Ekspor

Rekomendasi

Trubus.id — Dua varietas mangga asal Jawa Barat berpotensi mengisi pasar ekspor Jepang. Kedua mangga tersebut adalah gedong gincu dan arumanis. Hal itu setelah Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama dengan Asia Mining Development Co., Ltd., Jepang.

Melansir dari laman Universitas Padjadjaran, untuk bisa diterima di pasar Jepang, berbagai riset dilakukan untuk mendapatkan mangga berkualitas. Salah satunya adalah riset pengembangan mangga bebas hama yang dilakukan oleh Dr. Agus Susanto, S.P., M.Si, Dosen Fakultas Pertanian Unpad.

Riset tersebut dilakukan atas dorongan dari pihak KBRI Tokyo yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya Unpad untuk memasarkan komoditas Indonesia ke Jepang.

Dari riset yang dilakukan, tim mencari kemungkinan adanya lalat buah dari perkebunan mangga di Tarakan, Kalimantan Utara, dan Sumedang, Jawa Barat. Hasilnya, mangga dari perkebunan Sumedang dinyatakan bebas hama lalat buah sama sekali sehingga dianggap potensial untuk dipasarkan di Jepang.

Melalui kerja sama ini, Unpad bersama-sama mempersiapkan produk mangga yang sesuai dengan persyaratan dari pihak Jepang. Diharapkan, menjelang perayaan 65 tahun kemitraan Indonesia–Jepang, mangga asal Jawa Barat sudah bisa diekspor ke Negeri Sakura tersebut.

Rima Cempaka, Minister Counsellor Economic KBRI Tokyo, mengapresiasi langkah Unpad dalam mendorong peluang ekspor komoditas buah segar asal Indonesia.

“Beberapa tahun kita membuat terobosan, ada hasil penelitian yang menurut kami sangat penting sekali karena hasil riset ini menunjukkan upaya Indonesia segera membuka akses ekspor buah segar ke Jepang,” kata Rima.

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan mengenai jenis mangga apa yang cocok untuk dikomersilkan ke pasar Jepang, didapatkan dua varietas mangga Jawa Barat, yaitu gedong gincu dan arumanis.

Kendati demikian, kata Rima, hal ini juga akan membuka peluang bagi varietas mangga Indonesia lainnya untuk bisa diekspor ke Jepang, baik dalam bentuk buah segar maupun produk turunannya.

“Harapan kita juga selain membuka akses mangga, apabila mangga masuk, artinya semua buah-buahan lain yang memerlukan proses penelitian akan terbuka aksesnya,” papar Rima.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img